Otoritas.id
Probolinggo
SDN Sebaung 1 Kecamatan Gending menggelar program pembiasaan pagi “Literasi Budaya” pada Rabu (19/2/2025) pagi. Kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap Rabu pagi di halaman sekolah.
Kepala SDN Sebaung 1 Irawan mengatakan kegiatan literasi ini dilaksanakan dalam rangka mengenal keragaman budaya sendiri serta membantu mengasah dan membangun kreativitas murid berdasarkan minat dan bakat yang dimiliki.
“Rangkaian kegiatan diawali dengan semangat pagi berupa yel-yel penyemangat dan sekilas informasi tentang budaya Indonesia. Kegiatan ini diikuti seluruh murid dan guru. Setiap kelas akan bergiliran menampilkan tampilan di hari Rabu pagi berdasarkan urutan setiap minggunya,” katanya.
Menurut Irawan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya sehingga murid diharapkan dapat lebih mencintai dan bangga terhadap budaya Indonesia serta memahami nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya serta membangun semangat kebersamaan dan rasa saling menghargai antar anggota komunitas sekolah.
“Selain itu, mengembangkan potensi dan bakat sehingga memberikan wadah bagi siswa untuk mengembangkan potensi dan bakat yang mereka miliki, sehingga mereka dapat tumbuh menjadi individu yang kreatif dan berprestasi serta menciptakan suasana sekolah yang menyenangkan dan inspiratif, sehingga siswa dapat belajar dengan lebih antusias dan bersemangat,” jelasnya.
Dari kegiatan literasi budaya ini Irawan mengharapkan akan meningkatkan rasa cinta dan bangga terhadap budaya Indonesia, mengembangkan potensi dan bakat siswa, membangun semangat kebersamaan serta menciptakan suasana sekolah yang menyenangkan dan inspiratif.
“Program ini diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperkenalkan budaya Indonesia kepada generasi muda serta mendorong mereka untuk lebih menghargai dan melestarikan warisan budaya bangsa,” harapnya.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan ini, Irawan mengaku akan mendorong partisipasi aktif siswa dengan memberikan kesempatan kepada mereka untuk ikut serta dalam merencanakan dan menjalankan program seperti memilih tema, menentukan jenis pertunjukan atau membuat dekorasi.
“Tidak lupa untuk membuat dokumentasi kegiatan dalam bentuk foto, video atau artikel agar dapat dibagikan ke publik dan menjadi bahan pembelajaran bagi siswa dan masyarakat,” pungkasnya.
Mozza FH







