Burmeso – Polres Mamberamo Raya yang memiliki wilayah lebih dari 70% hubungan transportasi dari Kabupaten ke Distrik hingga Dari Distrik ke daerah Perkampungngan khusus yang dilalui adalah menggunakan jalur sungai (merupakan Daerah Aliran Sungai/ DAS). Masyarakat Memberamo Raya cenderung tinggal dan hidup di pinggiran sungai Mamberamo baik dari hulu hingga ke hilir atau dengan bahasa lain dari air menetes hingga ombak pecah.(08-05-25),
Situasi air sungai Mamberamo yang sekarang ini sedang naik merupakan situasi yang tidak menentu dan tergantung curah hujan yang apabila hujan berturut turut di daerah kepala air di Kampung Ruja, maka mulai dari Distrik Mamberamo Hulu, Distrik Mamberamo Tengah hingga Distrik Mamberamo hilir air sungai akan naik hingga ke daratan secara perlahan-lahan.
Pada tanggal 10 April 2025 di Polsek Waropen Atas telah terjadi naiknya air sungai di Wilayah hingga ke daratan dan air sudah masuk hingga ke pemukiman penduduk namun tidak terdapat korban jiwa namun air masuk hingga ke dalam rumah / pemukiman masyarakat dan sekarang tanggal 8 April 2025 kondisi air sudah turun dan kembali normal.
Pada tanggal 30 April 2025 di Pos Polairud di Muara Teba telah terjadi banjir akibat naik / meluapnya air sungai Mamberamo hingga ke pemukiman masyarakat dan juga Pos Polairud Teba terendam luapan Air sungai Mamberamo, dalam hal ini tidak menimbulkan korban jiwa namun terjadi genangan air yang meninggalkan lumpur dan mengotori rumah serta peralatan rumah Masyarakat. Anggota Pos pol Airud Teba membantu masyarakat yang rumahnya terendam air serta memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap waspada jangan sampai terjadi banjir yang lebih besar agar masyarakat dapat mengmankan diri ke tempat yang tinggi dan lebih aman.
Adapun Wilayah Distrik yang terkena dampak banjir pasca meluapnya Air Sungai Mamberamo antara lain sebagai berikut :
Distrik Mamberamo Hulu :
a. Kampung Dabra.
b. Kampung Papasena 1.
c. Kampung Papasena 2.
Distrik Roufaer :
a. Kampung Tayai 1.
b. Kampung Tayai 2.
c. Kampung Tayai 3.
d. Kampung Bareri.
e. Kampung Kai 1.
f. Kampung Kai 2.
g. Kampung Kai 3.
h. Kampung Sikari.
i. Kampung Muara Swaki.
Distrik Mamberamo Tengah :
a. Kampung Kasonaweja (Wilayah Pemukiman Pasar dan Pesisir Sungai)
Distrik Mamberamo Hilir :
a. Kampung Trimuris.
b. Kampung Bagusa.
c. Kampung Birarameso.
d. Kampung Teba.
e. Kampung Tumi.
Distrik Waropen Atas :
a. Kampung Barapasi.
b. Kampung Nadofuai.
Adapun Jumlah Kampung Perdistrik yang terkena luapan air Sungai Mambereramo sebagai berikut :
Distrik Mamberamo Hulu : 2 Kampung
Distrik Roufaer : 9 Kampung.
Distrik Mamberamo Tengah : 1 Kampung.
Distrik Mamberamo Hilir : 5 Kampung
Disrik Waropen Atas : 2 kampung.
Total Kampung dari 5 Distrik : 19 Kampung.
Polres Mambreamo Raya telah Melakukan Koordiasi dengan Pemda Kabupaten Mamberamo Raya khususya dalam hal ini pada Badan Penaggulangan Bencana Daerah untuk mengambil langkah tindak dalam penanggulangan bencara yang terjadi di kampong kampung di daerah kabupaten Mamberamo Raya.
Perkembangan situasi terakhir sekarang tanggal 8 Mei 2025, di wilayah Polsek Jajaran Polres Mamberamo Raya dari Polsek Mamberamo Hulu, Polsek Mamberamo Tengah, Polsek Mamberamo Hilir, Polsek Waropen Atas, dan Pos Polairud Teba anggota tetap siaga dalam rangka mengantisipasi naik meluapnya air Sungai Mamberamo dlserta memberikan himbauan kepada masyarakat juga agar waspada apabila terjadi naik dan meluapnya sungai Mamberamo / banjir susulan.
Kapolres Mamberamo Raya AKBP. Arifin Menghimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan mengutamakan keselamatan dari adanya ancaman bencana banjir yang sewaktu waktu dapat terjadi tanpa kita ketahui, dan mengamankan barang barang yang dianggap penting untuk diamankan ucap bapak Kapolres./drs.







