Majalengka, Rembug UMKM BPK 3 Bersama Pengusaha Majalengka digelar Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kabupaten Majalengka untuk para pelaku UMKM daerah pemilihan (Dapil) 3 Majalengka, dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan & Kewirausahaan (PKK), bertempat di Rumah Bambu Desa Weragati Kecamatan Palasah, Ahad (20/07/2025).
Ketua DPD PKS Kabupaten Majalengka Roni Setiawan, mengatakan bahwa kegiatan tersebut digelar oleh kordinator dapil BPK 3, dalam meningkatkan produktifitas usaha yang digeluti para pelaku UMKM tersebut.
“Ini kaitannya dalam bagaimana kita bisa melakukan Scale Up usaha dari teman-teman anggota UMKM masing-masing sesuai dengan usahanya,” ucap Roni.
“Dan memang ini menjadi fokus kita juga dalam melakukan pemberdayaan. Harapannya, dengan scale up ini teman-teman itu bisa meningkatkan usahanya, yang akan menjadi solusi secara ekonomi, dan saya berharap ini berlanjut. Kegiatan ini menjadi pilot projek bagi dapil yang lain,” tambahnya.
Kegiatan yang diikuti oleh 30 orang pelaku UMKM ini, di isi oleh 2 orang pemateri dari Anggota DPRD Kabupaten Majalengka Fraksi PKS, yaitu Hj. Yayah Qomariah dan Abid Ubaidillah, SP., M.P. Sementara Deden Hardian Narayanto, S.T., yang seyogyanya memberikan materi, tidak dapat hadir karena ada kegiatan lain.
“Follow up dari kegiatan ini kita akan rembugan, mudah-mudahan dari rembugan ini akan ada kesepakatan bersama,” ucap ketua pelaksana Econ Hasan, menambahkan.
Lebih lanjut, Econ berencana melakukan pendataan, terkait sejauhmana scale upnya, dimulai dengan legalitas, kemampuan, dan kapasitas para pelaku UMKM binaan PKS tersebut. Kemudian akan dibuat sebuah wadah komunitas UMKM.
Sementara itu, Abid Ubaidillah, dalam materi yang Ia sampaikan, selain pemaparan lebih fokus terkait era digitalisasi, Ia juga menekankan 3 prinsip usaha yang telah dijalankan oleh Nabi Muhammad SAW.
“3 hal yang paling penting untuk menjadi seorang pengusaha, seperti yang telah dilakukan oleh Rasulullah, yaitu pertama Amanah, dapat dipercaya. Bagaimana kepercayaan ini harus senantiasa kita pegang, jangan sampai dikhianati, sekali kita khianat, maka kedepannya kita tidak akan dipercaya,” ucap Abid.
Kedua, memiliki niat yang kuat, dikatakan Abid, bahwa dalam menjalankan usaha tidak selalu berjalan mulus menguntungkan, ada kalanya mengalami kerugian. Maka ketika mempunyai niat yang kuat, akan terbentuk sebagai pengusaha yang tangguh.
“Yang ketiga konsisten dan istiqomah, bagaimana kita senantiasa beristiqomah, jangan sedikit – sedikit libur dan mengeluh, itu sudah hal yang biasa dalam menjalankan usaha kita, tapi keistiqomahan ini yang harus kita pegang, agar memiliki jiwa seorang pengusaha yang tentu kiblatnya mencontoh kepada Rasulullah SAW,” ucapnya lagi.
Menurutnya, ada dua hal yang selalu menjadi beban dan penghalang bagi masyarakat, ketika hendak terjun di dunia wirausaha, pertama terkait pasar dan yang kedua terkait modal. Solusi dari dua permasalahan tersebut, dikatakan Abid, pihaknya akan berkolaborasi dengan pihak-pihak lain.
“Nah ini juga, akan kita kolaborasikan dengan pihak-pihak yang lain, mereka juga bisa memulai usaha dari yang terkecil dulu. Di dunia digital saat ini juga, sebetulnya sudah tidak perlu modal yang banyak, kalau kita belajar sebagai Afiliator, tinggal kita ngeshare link – link (usaha) yang ada, malah dapat komisi, masuk,” jelas anggota Komisi II DPRD Kabupaten Majalengka.
Selanjutnya, dari peserta kegiatan yang hadir, pihaknya akan menyeleksi sejumlah 5 orang pelaku UMKM yang akan diberikan pendampingan dan insentif modal usaha, untuk merangsang pertumbuhan usaha mereka.
“Harapannya untuk para kader, simpatisan dan masyarakat dimana pun berada, semoga senantiasa tetap istiqomah, senantiasa tetap pantang menyerah, untuk senantiasa mewujudkan menjadi pribadi yang kuat dan tangguh, untuk menjadi wirausahawan,” pungkas pria muda energik penuh inovasi, yang akrab di sapa Kang Abid.*** (Agung A)







