IWOI Majalengka Tegaskan Tuduhan Suap terhadap RB adalah Fitnah

Ketua IWOI Majalengka(Berkacamata) bersama sejumlah pengurus

MAJALENGKA  – Isu yang beredar di sejumlah media online terkait dugaan suap yang dilakukan RB terhadap KBO Reskrim Polres Majalengka dipastikan tidak benar dan dinilai sebagai fitnah yang tidak berdasar.

Tudingan tersebut mencuat dari pernyataan seorang berinisial ML yang mengaku dirugikan dalam kasus dugaan pemerasan yang dilaporkan oleh Kepala Desa Randegan Kulon, Kecamatan Jatitujuh, Kabupaten Majalengka.

Namun, klaim tersebut dinilai janggal dan tidak memiliki dasar yang jelas. Pasalnya, ML disebut tidak pernah menyerahkan sejumlah uang kepada pihak berinisial IG, yang dikaitkan dalam persoalan tersebut.

RB dengan tegas membantah seluruh tudingan yang diarahkan kepadanya.

“Saya tidak pernah menyuap KBO Reskrim Majalengka. Tuduhan ini adalah fitnah. Mereka harus bisa mempertanggungjawabkan pernyataannya. Saya juga mempertimbangkan untuk melaporkan balik,” tegas RB, Minggu (19/04/2026).

RB juga mempertanyakan dasar kerugian yang diklaim oleh ML.

“Selama ini saya melihat tidak ada kerugian yang dialami ML. Tidak pernah ada uang yang masuk ke IG dari ML, jadi apa yang sebenarnya dirugikan?” tambahnya.

Senada dengan RB, Ketua IWOI Majalengka, Suufahmi, menilai tudingan tersebut tidak berdasar dan cenderung mengada-ada.

“Tuduhan itu tidak memiliki dasar yang kuat. Apa bentuk kerugian yang dimaksud? Sementara ML sendiri tidak pernah memberikan uang kepada IG,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa ML dinilai tidak aktif dalam upaya penyelesaian masalah yang sempat dibahas bersama.

“Dalam beberapa pertemuan untuk mencari solusi, ML justru jarang hadir. Ini menimbulkan pertanyaan mengenai keseriusan klaim yang disampaikannya,” tutup Suufahmi.

Dengan adanya klarifikasi ini, pihak IWOI Majalengka berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. (Red)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *