Majalengka – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Majalengka yang bertujuan merumuskan arah kebijakan dan prioritas pembangunan daerah tahun 2027.yang bertempat di Aula BKPSDM Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.”Selasa (21/04/2026).
Kegiatan yang dibuka Bupati Majalengka, Eman Suherman dihadiri Wakil Bupati, Ketua DPRD Kabupaten Majalengka, Sekda, Forkopimda, OPD, Camat, Akademis, Tokoh Masyarakat, Pengusaha, Tokoh Pemuda dan undangan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappedalitbang) Kabupaten Majalengka , H. Yayan Sumantri, mengatakan bahwa pelaksanaan Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 adalah proses partisipatif yang melibatkan masyarakat dalam menyusun rencana pembangunan daerah.
Dengan adanya Musrenbang mempunyai peranan penting sebagai salah satu pendekatan partisipatif dalam perencanaan pembangunan guna menjaring aspirasi mengenai apa yang dibutuhkan masyarakat dan apa yang harus dilakukan oleh Pemerintah Daerah, sehingga kegiatan Musrenbang ini menjadi sarana strategis untuk mengakomodir banyak masukan dari dari berbagai pihak.
“Penyusunan Perencanaan Tahun 2027 mengacu pada visi misi Bupati Majalengka serta tetap difokuskan pada tiga aspek diantaranya yaitu, melalui penanggulangan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, kemudian Kedua “Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan”, melalui peningkatan kualitas infrastruktur daerah dan ruang wilayah yang berkelanjutan, peningkatan kualitas lingkungan hidup dan produktifitas daerah serta mewujudkan kondusifitas daerah.”Jelasnya
Dalam sambutannya, Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan pentingnya penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang lebih berkualitas, tepat sasaran, dan benar-benar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.mengapresiasi dorongan dari Ketua DPRD yang mengingatkan agar setiap program pembangunan mampu menjawab kebutuhan riil warga.
“Forum ini bukan sekadar kegiatan rutin tahunan. Musrenbang harus menjadi forum musyawarah kreatif yang mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat.Dengan mengusung tema pembangunan ekonomi untuk kesejahteraan masyarakat, Pemkab Majalengka terus mendorong berbagai indikator pembangunan ke arah yang lebih baik. Salah satunya terlihat dari capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang saat ini menjadi yang tertinggi di wilayah Ciayumajakuning.”Tegasnya
Eman Suherman menjelaskan masih terdapat sejumlah tantangan yang perlu dibenahi. Salah satunya adalah angka kemiskinan yang meskipun menurun menjadi sekitar 5.910 orang, namun dinilai belum signifikan.
“Pertumbuhan ekonomi daerah menunjukkan tren positif. Produk domestik regional bruto (PDRB) mengalami peningkatan, begitu pula dengan laju pertumbuhan ekonomi yang terus membaik dari tahun ke tahun.” Ujar Eman Suherman
Eman Suherman mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia, Pemkab Majalengka juga mengembangkan program MATAHATI melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Cakraningrat, yang difokuskan pada peningkatan keterampilan dan daya saing tenaga kerja.
“Di tengah kondisi keuangan yang tidak mudah, kita masih mampu membangun dan terus mendorong pembangunan yang berpihak kepada rakyat.pemerintah daerah juga difokuskan pada penanganan persoalan lingkungan, khususnya sampah. Dalam dua tahun terakhir, gerakan gotong royong masyarakat terus digalakkan sebagai bagian dari solusi bersama dalam mengatasi persoalan tersebut.”Pungkasnya






