Tangani Tindak Kekerasan Perempuan dan Anak, Karutan Kraksaan Hadiri Undangan Polri

(Foto by : Dok. Rutan Kraksaan)

Otoritas.id | Probolinggo – Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri, Brigjen Pol Drs. Iswyoto Agoeng Lesmana Doeta, M.Si., membuka supervisi Puslitbang Polri tahun 2024 yang dilaksanakan di Polres Probolinggo, Kamis (11/07/2024) siang.

Turut hadir dalam pelaksanaan tersebut, Kapolres Probolinggo, Kepala KPR Rutan Kraksaan, sebagai perwakilan dari Kanwil Kemenkumham Jawa Timur, Staf Kantor Imigrasi, Staf Dinas Sosial, tokoh agama, dan perwakilan beberapa advokat yang menandakan sebagai wujud kerja sama lintas sektoral yang kental dengan niat baik untuk berpartisipasi dalam survei tentang kriminal perlindungan anak.

(Foto by : Dok. Rutan Kraksaan)

“Semoga kegiatan ini dapat mempererat sinergi dan silaturahmi antar lintas sektoral sehingga dapat menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif utamanya di wilayah hukum Polres Probolinggo sendiri. Perlindungan anak adalah prioritas utama kita semua,” Terang Kapolres Probolinggo AKBP Wisnu Wardana.

Sementara itu, Ka. KPR Rutan Kelas IIB Kraksaan M. Azis Yulianto, menegaskan komitmennya untuk mendukung upaya perlindungan anak didalam Rutan.

“Kami siap bekerja sama dengan semua pihak terkait demi keamanan dan perlindungan mereka,” ungkapnya.

(Foto by : Dok. Rutan Kraksaan)

Senada dengan Aziz, Kepala Rutan Kraksaan Kelas II B, Alzuarman dalam arahannya mengatakan perhatian serta perlindungan terhadap Perempuan maupun Anak di Probolinggo sendiri memang sangat perlu dilakukan.

“Kami di Rutan Kraksaan selalu berupaya memberikan perlindungan dan pelayanan yang maksimal bagi mereka (Warga Binaan Anak),” Tutur Alzuarman.

Kegiatan ini, Lanjut Alzuarman, tidak hanya sebagai ajang pertemuan formal, tetapi juga sebagai wujud nyata dari komitmen bersama untuk menjaga masa depan generasi muda.

“Semua ucapan dan kesungguhan dari setiap pihak hadir dalam ruangan itu menjadi cermin dari harapan akan terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif bagi anak-anak, baik di dalam Rutan maupun di masyarakat luas,” Pungkasnya. (Hum/Sept)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *