Ngawi – Otoritas.id – Atlet pencak silat andalan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Ngawi, Mujadidi Faizha Adhim, kembali mendapat kehormatan untuk tampil di ajang internasional. Pesilat muda asal Desa Rejuno, Kecamatan Karangjati, Kabupaten Ngawi ini menerima panggilan untuk mengikuti kejuaraan pencak silat dunia yang akan digelar di Belgia.
Pemanggilan tersebut berasal dari pihak pelatihan nasional (Pelatnas) setelah adanya undangan resmi dari ikatan pencak silat Belgia. Dalam surat undangan yang ditandatangani ketua federasi pencak silat Belgia itu, tercantum 10 atlet Indonesia, 4 pelatih, dan 1 manajer tim yang akan berpartisipasi dalam kejuaraan bergengsi tersebut.
Dari sepuluh atlet yang dipanggil, Mujadidi Faizha Adhim menjadi salah satu wakil dari Jawa Timur yang dipercaya untuk membawa nama Indonesia di kancah dunia. Rencananya, kejuaraan pencak silat dunia tersebut akan berlangsung selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 April 2026.
Saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, pesilat yang akrab disapa Dede ini membenarkan kabar pemanggilan tersebut. Ia mengaku saat ini tengah fokus melengkapi berbagai persyaratan, termasuk pengurusan visa, sembari terus menjalani latihan rutin.
“Ya mas, suratnya sudah datang sekitar seminggu lalu. Sekarang masih melengkapi administrasi, termasuk pengurusan visa. Untuk persiapan, selain tetap berlatih, saya juga menunggu pemanggilan resmi dari Pelatnas,” ujarnya.
Pada kejuaraan nanti, Dede akan turun di kelas A putra (45–50 kg). Ia pun memasang target tinggi dengan mengincar gelar juara pertama sebagai bentuk pembuktian di ajang internasional.
“Target saya tentu ingin juara satu. Pencak silat adalah bela diri asli Indonesia, jadi harus kita buktikan bahwa kita bisa dan unggul,” tegasnya.
Selain itu, Dede yang juga bercita-cita menjadi anggota TNI ini berharap doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya keluarga besar PSHT, agar dapat memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.(Ada)






