Dua Pemuda Lumajang Ditemukan Meninggal di Ranu Pakis, Tim Gabungan Lakukan Evakuasi Hingga Tengah Malam

Otoritas.id | Lumajang – Operasi pencarian yang melibatkan berbagai unsur akhirnya berhasil menemukan dua warga Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung, yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan wisata Ranu Pakis, Desa Ranupakis, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Senin (15/6/2026) malam.

Kedua korban diketahui bernama Muhamad Rido Anjasmara (25) dan Noval Adi Wijaya (26), warga Dusun Karanganyar I, Desa Dawuhan Wetan. Keduanya sempat dinyatakan hilang setelah tidak kunjung kembali saat berada di kawasan wisata alam tersebut.

Informasi hilangnya dua pemuda itu pertama kali diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang sekitar pukul 21.13 WIB. Laporan tersebut segera ditindaklanjuti dengan mengerahkan personel ke lokasi kejadian.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lumajang, Isnugroho, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait begitu menerima laporan dari masyarakat mengenai dugaan orang hilang di kawasan Ranu Pakis.

“Begitu laporan masuk, kami segera mengaktifkan koordinasi lintas sektor dan mengirimkan tim ke lokasi untuk melakukan pencarian serta memastikan kondisi para korban,” kata Isnugroho.

Dalam operasi tersebut, BPBD dibantu personel TNI, Polri, tenaga kesehatan, pemerintah desa setempat, serta sejumlah relawan yang turut melakukan penyisiran di sekitar area danau.

Sebelum laporan hilang diterima petugas, warga lebih dahulu menemukan sebuah sepeda motor Honda CBR berwarna merah putih yang diduga milik korban masih terparkir di area wisata. Di sekitar kendaraan tersebut juga ditemukan dua jaket yang diyakini milik keduanya.

Temuan itu kemudian memunculkan kekhawatiran warga hingga akhirnya dilaporkan kepada aparat dan diteruskan kepada tim penanganan darurat.

Upaya pencarian yang dilakukan secara intensif membuahkan hasil sekitar pukul 21.25 WIB. Tim gabungan menemukan salah satu korban, Muhamad Rido Anjasmara, mengapung di perairan Ranu Pakis.

Petugas yang melakukan evakuasi memastikan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia saat ditemukan. Jenazah kemudian dievakuasi ke daratan untuk proses identifikasi lebih lanjut.

“Korban pertama berhasil ditemukan di perairan danau. Setelah dilakukan pemeriksaan awal, korban dinyatakan meninggal dunia,” ujar Isnugroho.

Setelah penemuan tersebut, seluruh personel gabungan mengalihkan fokus pencarian kepada satu korban lainnya yang masih belum ditemukan. Penyisiran diperluas di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.

Proses pencarian berlangsung hingga larut malam dengan melibatkan koordinasi intensif antara petugas di lapangan dan unsur pendukung lainnya guna mempercepat proses evakuasi.

Hasilnya, sekitar pukul 23.31 WIB, tim gabungan kembali menemukan korban kedua, Noval Adi Wijaya. Lokasi penemuan berada tidak jauh dari titik ditemukannya korban pertama.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Klakah menuju RSUD dr. Haryoto Lumajang untuk penanganan lebih lanjut. Dengan ditemukannya kedua korban tersebut, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai.

BPBD Kabupaten Lumajang mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi. Sementara itu, peristiwa tersebut menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan wisata perairan, terutama menjelang malam hari. (Septyan)

Pos terkait