Suara dari Plafon Bikin Geger, Percobaan Pencurian Toko Audio di Leces Berujung Ditangani Polisi

Otoritas.id | Probolinggo – Suasana dini hari di Desa Kerpangan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, mendadak berubah setelah muncul aktivitas mencurigakan di sebuah toko audio, Senin (14/9/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Pemilik Toko Audio SPL yang menyadari adanya kejanggalan kemudian melakukan pengecekan bersama warga. Kecurigaan mengarah ke bagian atas plafon toko setelah terdengar suara dari lokasi tersebut.

Bacaan Lainnya

Pengecekan yang dilakukan warga kemudian menemukan adanya dugaan keberadaan orang di bagian atas bangunan. Situasi itu selanjutnya dilaporkan kepada kepolisian untuk mendapatkan penanganan.

Informasi tersebut langsung direspons petugas. Personel Polsek Leces bersama Satreskrim Polres Probolinggo dan Pamapta mendatangi lokasi guna mengamankan tempat kejadian perkara.

Dalam penanganan awal, warga telah mengamankan salah satu orang yang diduga berkaitan dengan percobaan pencurian tersebut.

Terduga kemudian dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis. Setelah situasi di lokasi terkendali, petugas kepolisian melanjutkan pemeriksaan terhadap tempat kejadian.

Tim gabungan yang dipimpin Kasat Reskrim Polres Probolinggo melakukan olah TKP untuk mengumpulkan berbagai temuan yang dapat membantu proses penyelidikan.

Petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga memiliki kaitan dengan percobaan pencurian. Salah satunya berupa alat yang diduga digunakan dalam aksi tersebut.

Selain itu, beberapa barang milik toko yang diduga berkaitan dengan kejadian juga diamankan. Seluruh barang tersebut selanjutnya menjadi bagian dari proses penyelidikan.

Polisi juga meminta keterangan dari saksi-saksi yang mengetahui maupun berada di sekitar lokasi ketika kejadian diketahui.

Langkah tersebut dilakukan untuk menyusun rangkaian peristiwa secara utuh, sekaligus memastikan fakta yang terjadi di lapangan.

Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar melalui Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP I Made Kembar Mertadana mengatakan, kepolisian bergerak setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.

“Begitu menerima informasi, personel segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan, penanganan TKP, serta mengamankan barang bukti dan meminta keterangan para saksi,” kata AKP I Made Kembar Mertadana.

Menurutnya, penanganan perkara tersebut masih berjalan. Polisi tidak hanya memeriksa kejadian yang telah diketahui, tetapi juga mendalami kemungkinan adanya rangkaian lain di balik percobaan pencurian tersebut.

“Saat ini proses penyelidikan dan pengembangan masih dilakukan untuk memastikan rangkaian kejadian serta mendalami kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat,” ujarnya.

Penyidik masih mencocokkan keterangan para saksi dengan temuan di lokasi. Hasil olah TKP dan barang bukti yang diamankan juga menjadi bahan untuk memperjelas perkara.

Kasat Reskrim memastikan proses tersebut dilakukan secara hati-hati. Setiap fakta yang ditemukan akan didalami sebelum polisi mengambil langkah lebih lanjut dalam penanganan perkara.

“Kami masih melakukan pendalaman secara menyeluruh dengan mengedepankan ketelitian dalam mengungkap fakta berdasarkan keterangan saksi, barang bukti dan hasil olah TKP,” jelasnya.

Kepolisian juga mengapresiasi respons masyarakat yang segera menyampaikan informasi ketika menemukan aktivitas mencurigakan.

Menurut Kasat Reskrim, kewaspadaan warga dapat membantu kepolisian melakukan tindakan lebih cepat sekaligus mencegah terjadinya gangguan keamanan yang lebih luas.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang mencurigakan,” imbuhnya.

Ia menegaskan, informasi dari masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung upaya menjaga keamanan lingkungan dan membantu pengungkapan dugaan tindak pidana.

“Informasi dari masyarakat sangat membantu dalam upaya menjaga keamanan dan mengungkap setiap dugaan tindak pidana,” tegas AKP I Made Kembar Mertadana.

Sampai saat ini, penyidik masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Polisi terus mengumpulkan keterangan dan memeriksa barang bukti untuk memastikan seluruh rangkaian kejadian.

Kepolisian memastikan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan setelah proses penyelidikan dan pendalaman memperoleh hasil yang cukup. (Septyan)

Pos terkait