BANGKALAN – Kenyamanan masyarakat saat mengurus pajak kendaraan menjadi salah satu perhatian Kantor Bersama Samsat Bangkalan. Berbagai pembenahan terus dilakukan untuk memastikan wajib pajak memperoleh pelayanan yang lebih tertib, mudah dan cepat.
PPDP Samsat Bangkalan Raden Ari mengatakan, peningkatan kualitas pelayanan menjadi pekerjaan yang terus dilakukan secara berkelanjutan. Tidak hanya pada pelayanan di kantor, pembenahan juga menyasar unit layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Semua pelayanan terus kami evaluasi dan benahi. Tujuannya agar masyarakat yang datang sebagai wajib pajak mendapatkan pelayanan yang semakin baik,” kata Raden Ari, Kamis (24/9/2026).
Menurut dia, sejumlah perubahan pelayanan kini mulai diterapkan pada loket-loket di Kantor Bersama Samsat Bangkalan. Perubahan tersebut diarahkan untuk menciptakan proses pelayanan yang lebih tertata sekaligus memberikan kepastian waktu kepada masyarakat.
Pembenahan juga dilakukan pada layanan di luar kantor. Samsat Bangkalan tetap mengoptimalkan pelayanan walk thru serta mobil Samsat Keliling sebagai alternatif bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajak kendaraan.
Kehadiran layanan tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat. Wajib pajak tidak hanya memiliki satu pilihan ketika hendak melakukan pembayaran pajak kendaraan.
Raden Ari menyebut, peningkatan pelayanan harus berjalan beriringan dengan kedisiplinan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Karena itu, jajaran Samsat Bangkalan juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Imbauan diberikan agar wajib pajak tidak menunda pembayaran hingga melewati batas waktu yang telah ditentukan.
“Kami juga terus memberikan sosialisasi dan imbauan kepada wajib pajak agar membayar pajak tepat waktu,” ujarnya.
Bagi Samsat Bangkalan, pelayanan publik tidak hanya diukur dari terselesaikannya proses administrasi. Cara petugas memberikan pelayanan juga menjadi bagian penting yang terus diperhatikan.
Raden Ari menekankan pentingnya sikap humanis dalam berinteraksi dengan masyarakat. Setiap wajib pajak yang datang diharapkan memperoleh perlakuan yang baik tanpa membedakan latar belakang.
“Dalam melayani wajib pajak, kami mengedepankan sikap humanis. Masyarakat yang datang untuk membayar pajak kendaraan harus dilayani dengan baik,” tegasnya.
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik. Petugas tidak hanya dituntut bekerja cepat, tetapi juga mampu memberikan informasi dan pelayanan secara santun.
Di sisi lain, keberadaan Samsat Keliling menjadi salah satu sarana untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Mobil layanan tersebut dapat menjangkau wajib pajak di lokasi-lokasi yang telah ditentukan.
Begitu pula dengan layanan walk thru yang diarahkan untuk memberikan alternatif pelayanan yang praktis bagi masyarakat.
Raden Ari mengatakan pembenahan akan terus dilakukan bersama jajaran instansi yang berada di lingkungan Kantor Bersama Samsat Bangkalan.
Evaluasi diperlukan agar setiap unit pelayanan dapat berjalan secara optimal dan mampu merespons kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.
“Kami terus berupaya melakukan pembenahan dan perbaikan mutu pelayanan. Harapannya, masyarakat mendapatkan kenyamanan sekaligus kecepatan dalam proses pelayanan,” katanya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mendukung upaya peningkatan pelayanan tersebut dengan memenuhi kewajiban pajak kendaraan secara tertib.
Pembayaran tepat waktu tidak hanya membantu masyarakat menjaga kelengkapan administrasi kendaraan, tetapi juga menjadi bagian dari kepatuhan terhadap kewajiban perpajakan.
Dengan pembenahan di berbagai lini, Samsat Bangkalan berupaya menghadirkan pelayanan yang tidak hanya cepat, tetapi juga ramah dan mudah diakses.
Pelayanan di loket kantor, walk thru hingga Samsat Keliling terus diarahkan dalam satu tujuan, yakni memberikan kemudahan kepada wajib pajak sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bangkalan.







