OTORITAS.ID//Bogor – Jalur double track rel kereta api KA Pangrango Bogor Sukabumi longsor menimpa pemukiman warga di Kampung Baru, Kelurahan Bondongan, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Rabu dini hari (15/3).
5 rumah tertimpa dan 21 orang menjadi korban (2 orang tewas, 15 orang selamat, dan 4 orang diduga masih tertimbun).
Saat ini petugas gabungan dari Kodim 0606 Kota Bogor, Polresta Bogor Kota, BPBD, Tagana, Damkar, dan relawan, melakukan penyisiran.
“Saat ini proses evakuasi pencarian korban tertimbun material longsoran 4 orang masih berlangsung,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor, Teofilo Patricio Freitas, Rabu (15/3).
Teo mengatakan longsor terjadi akibat curah hujan dengan intensitas tinggi pukul 23.00 WIB, Selasa (14/3). Kondisi tanah yang labil langsung longsor di RT 07/RW 04 Kampung Baru, Kelurahan Empang.
“Tanah Longsor dengan ukuran tinggi 30 meter dan lebar 15 meter dampaknya 6 rumah, ada 6 kepala keluarga dengan 17 jiwa tertimpa material longsoran,” kata Teo.
Teo melanjutkan, “6 rumah milik warga kondisinya menjadi rusak berat. Satu tempat ibadah milik warga rusak berat. Akses jalur kereta api tujuan Bogor-Sukabumi kondisinya menjadi menggantung sepanjang 15 meter,” katanya.
Korban Meninggal:
1. Mustopa (38 tahun)
2. Al Fandy (2)
Korban Selamat:
1. Edi Kusmayadi (60 thn)
2. Rifal (9)
3. Ersa (2)
4. Engkos (60)
5. Faldy (20)
6. Fany (9)
7. Iman (40)
8. Irin (35)
9. Al Mira (8)
10.Misbah (35)
11.Dita (34).
Korban yang sedang dievakuasi:
1. Yuli (65 tahun)
2. M. Yusuf (8 bulan, anak Mustopa)
3. Cucum (50)
4. Azzam (5).
(@aher/kumparan.com)







