Probolinggo – Dalam rangka Giat Operasi Patuh Semeru 2023 Satlantas Polres Probolinggo Kota tindak tegas dan tidak memberi toleransi lagi terhadap truk atau kendaraan bermuatan berat, yang nekat melintas di jalur Kota Probolinggo
Dalam penindakannya, Petugas secara mobile menyisir dan menggelar razia yang biasa dilalui kendaraan bertonase besar mulai dari Jalan Pahlawan, Jalan Soekarno Hatta, hingga Jalan Panglima Sudirman. Dalam Giat Operasi tersebut, sedikitnya ada belasan truk yang terjaring razia yang dilaksanakan pada Rabu (23/07/2023) pagi.
Diketahui, truk yang melintas itu berasal dari berbagai wilayah diantaranya Bali Banyuwangi Jember dan hendak menuju ke arah barat, seperti Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, dan wilayah lainnya
Begitupun sebaliknya petugas Tak luput menyasar kendaraan dari arah Surabaya menuju Banyuwangi yang nekat menerobos masuk kota dengan memberikan surat penilangan terhapad pengendara.
Kasat Lantas Probolinggo Kota AKP Pandri PP Simbolon SIK MA. menjelaskan, sementara ini pihaknya sudah tidak memberi toleransi lagi pada para pelanggar, sesuai dengan kebijakan dan aturan lalulintas yang berlaku.

“Beberapa Truk yang melangar dengan berbagai muatan dan langsung kita tanya dari mana dan mau kemana, ternyata mereka yang terjaring saat giat Operasi ini berasal dari luar kota, ya langsung saja kita lakukan tindakan preventif berupa tilang dan kita menindak secara prosedur,” Kata Pandri
Pandri mengimbau agar para sopir truk dan kendaraan berat lainnya, lebih mematuhi aturan dan rambu – rambu lalu lintas yang ada demi keselamatan keamanan dan kenyamanan bersama.
“Perlu adanya kesadaran dari Supir kendaraan besar, dikarenakan kendaraan tersebut jika melintas di dalam kota, dapat mengakibatkan kemacetan bahkan ada yang menyebabkan kecelakaan fatal,” Bebernya.

Salah satu sopir truk yang tak ingin namanya dipublikasikan saat terkena razia giat Oprasi Patuh Semeru 2023 menyatakan, dirinya nekat melintas di jalur Kota ini karena lebih dekat, dan dapat sedikit menghemat waktu dan BBM
“Saya dari arah Situbondo mau ke arah Surabaya memilih jalur kota dikarenakan lebih dekat jarak tempuhnya, selain itu dari pada lewat jalan lingkar utara yang kondisi jalannya belum bagus maka lebih baik saya lewat jalur kota, dan ternyata saya malah apes kena razia oleh Pak Polisi disini,” terang sopir truk muatan sembako ini. (septyan)







