Otoritas.id | Probolinggo – Gerakan Media Berbagi Al-Qur’an (GMBQ) Kota/Kabupaten Probolinggo kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap pendidikan keagamaan dengan menyalurkan wakaf Al-Qur’an kepada dua Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ), Minggu (10/05/2026) sore.
Kegiatan sosial tersebut dilaksanakan di dua titik berbeda di wilayah Kabupaten Probolinggo. Penyaluran pertama dilakukan di TPQ Raudhotul Auliya’ yang berada di Dusun Kramat RT 003 RW 001, Desa Ketompen, Kecamatan Pajarakan.
Bantuan wakaf Al-Qur’an di lokasi tersebut diterima langsung oleh Ustaz Latif selaku pengajar TPQ. Para santri tampak antusias saat menerima Al-Qur’an baru yang nantinya akan digunakan untuk kegiatan belajar mengaji sehari-hari.
Usai dari Kecamatan Pajarakan, rombongan GMBQ melanjutkan kegiatan penyaluran ke TPQ asuhan Ustaz Hos Jatim di Dusun Bukolan RT 09 RW 03, Desa Ganting Wetan, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo.
Penyerahan wakaf Al-Qur’an di lokasi kedua juga berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Kehadiran relawan GMBQ disambut baik oleh pengajar maupun masyarakat sekitar yang turut menyaksikan kegiatan sosial tersebut.
Ketua GMBQ B. Prasojo melalui Sekretaris GMBQ, Septyan Dwi Cahyo menyampaikan bahwa program wakaf Al-Qur’an merupakan agenda sosial yang terus dijalankan sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kami kembali dapat menyalurkan amanah wakaf Al-Qur’an kepada TPQ yang membutuhkan. Harapan kami, bantuan ini bisa bermanfaat bagi para santri dan menjadi penyemangat dalam belajar membaca Al-Qur’an,” ujar Septyan.
Ia menjelaskan, kegiatan berbagi Al-Qur’an tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan kepedulian antarwarga.
Menurutnya, GMBQ akan terus berupaya menjangkau lebih banyak lembaga pendidikan Al-Qur’an di berbagai wilayah Kota maupun Kabupaten Probolinggo dengan menggandeng para donatur dan relawan sosial.
“Kami percaya bahwa sekecil apa pun bantuan yang diberikan akan membawa manfaat besar bagi pendidikan agama anak-anak. Semoga gerakan ini terus mendapat dukungan dari masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Imam yang turut mendampingi kegiatan penyaluran di lingkungan setempat mengaku senang dapat ambil bagian dalam aksi sosial tersebut. Ia menilai kegiatan wakaf Al-Qur’an sangat dibutuhkan oleh para santri.“
Kegiatan seperti ini sangat positif karena langsung menyentuh kebutuhan anak-anak TPQ. Kami berharap para santri semakin rajin mengaji dan lebih mencintai Al-Qur’an,” kata Imam.
Hal serupa disampaikan Amin yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan di wilayah Maron. Ia mengungkapkan bahwa kepedulian sosial melalui wakaf Al-Qur’an menjadi langkah baik dalam mendukung pendidikan keagamaan masyarakat.
“Semoga kegiatan berbagi Al-Qur’an ini terus berjalan dan semakin banyak pihak yang ikut mendukung. Karena manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat dan para santri,” ucap Amin.
Di sisi lain, para pengajar TPQ penerima bantuan mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan GMBQ. Wakaf Al-Qur’an tersebut dinilai sangat membantu proses belajar mengaji para santri yang selama ini masih membutuhkan tambahan sarana pembelajaran.
Dengan adanya kegiatan tersebut, GMBQ berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap pendidikan Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus menjadi amal jariyah bagi seluruh donatur dan relawan yang terlibat dalam program sosial tersebut. (Fahrul)







