INDRAMAYU – Persiapan musim tanam 2026/2027 mulai dibahas para petani bersama sejumlah instansi terkait di Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu. Polisi turut hadir mengawal jalannya rapat koordinasi agar pembahasan persoalan pertanian berlangsung aman dan kondusif.
Rapat tersebut digelar di Saung Tani Blok Glodok, Desa Pamayahan, Kecamatan Lohbener, Senin (12/10/2026).
Sejumlah persoalan penting menjadi perhatian dalam pertemuan itu, mulai dari pengaturan distribusi air irigasi, ketersediaan pupuk, hingga pola tanam yang akan diterapkan petani pada musim mendatang.
Personel Polsek Lohbener bersama unsur TNI dan Satpol PP turut hadir untuk memantau jalannya kegiatan sekaligus membangun komunikasi dengan kelompok tani.
Kapolres Indramayu AKBP Prianggo P. M. melalui Kapolsek Lohbener Kompol G. Sumantri mengatakan, kehadiran kepolisian dalam rapat koordinasi tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan pertanian sekaligus upaya mencegah potensi gangguan keamanan.
“Sektor pertanian adalah urat nadi perekonomian masyarakat Lohbener. Karena itu, kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Babinsa di Saung Tani ini untuk mengawal agar pembahasan pembagian debit air irigasi, distribusi pupuk, dan pola tanam dapat disepakati bersama dengan baik,” ujar Kapolsek Lohbener.
Menurutnya, koordinasi menjelang musim tanam penting dilakukan untuk menyamakan pemahaman antara petani dan pihak terkait, terutama dalam menghadapi berbagai kebutuhan pertanian.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah pengaturan air irigasi. Ketersediaan dan pembagian air yang terkoordinasi diperlukan agar kegiatan bercocok tanam dapat berlangsung sesuai perencanaan.
Selain itu, distribusi pupuk dan penentuan pola tanam juga perlu dibicarakan bersama untuk mengantisipasi munculnya perbedaan kepentingan di lapangan.
Kapolsek Lohbener menilai, komunikasi yang baik antara pemerintah, kelompok tani, dan unsur keamanan dapat membantu mencegah persoalan berkembang menjadi perselisihan.
Karena itu, para petani diajak mengedepankan musyawarah apabila menghadapi kendala selama persiapan maupun pelaksanaan musim tanam.
“Kami meminta masyarakat tetap bersinergi dengan Tiga Pilar. Jika dalam pelaksanaan musim tanam nanti terdapat kendala distribusi atau indikasi gangguan kamtibmas di area persawahan, segera koordinasikan dengan Bhabinkamtibmas,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh informasi provokatif yang belum jelas kebenarannya, terutama yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman antar kelompok tani.
Menurutnya, setiap persoalan perlu disampaikan melalui jalur komunikasi yang tepat agar bisa dicarikan penyelesaian tanpa menimbulkan konflik.
“Setiap persoalan sebaiknya diselesaikan melalui musyawarah. Jangan sampai ada tindakan main hakim sendiri yang justru menimbulkan masalah baru,” pesannya.
Melalui kegiatan pengamanan tersebut, Kapolsek Lohbener berharap terjalin koordinasi yang semakin baik antara petani, pemerintah, dan aparat keamanan dalam mendukung kelancaran musim tanam 2026/2027.
Rapat koordinasi pertanian di Saung Tani Desa Pamayahan berlangsung dengan aman dan tertib.
Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Lapor Pak Polisi – Siap Mas Indramayu melalui WhatsApp 081999700110 atau Call Center 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas di lingkungan sekitarnya.







