Majalengka. Program Padat Karya Tunai (PKT) di desa Cisalak kecamatan Lemahsugih kabupaten Majalengka menjadi sorotan warga. Pasalnya ada dugaan warga yang ikut bekerja di proyek tersebut tidak dibayar
Hal tersebut dikatakan oleh narasumber yang meminta namanya tidak disebutkan kepada awak media. Diketahui, pekerjaan Padat Karya Tunai desa Cisalak dilaksanakan di lingkungan sekolah SDN 3 Sukajadi untuk pembangunan lapangan bola voli
“yang dibayar hanya tukang dan laden, sedangkan warga lain yang ikut bekerja tidak dibayar” ujarnya. Kamis, (07/12)
Lanjutnya, ketua pokmas desa Cisalak tidak libatkan dalam hal pengelolaan keuangan program PKT tersebut. Seluruh pengaturan keuangan diatur oleh pihak kades
“ketua pokmas hanya mencairkan uang dari rekening pokmas, selanjutnya uang diambil dan dikelola oleh pihak kades” jelasnya
Selain itu, narasumber juga mengatakan bahwa pihak sekolah menghimbau kepada seluruh orangtua siswa yang tidak datang membantu pengerjaan lapangan voli untuk bisa membantu hidangan alakadarnya bagi para pekerja. Sontak saja hal tersebut menjadi perbincangan hangat di kalangan orangtua siswa
Terpisah, Saat dikonfirmasi awk media melalui pesan aplikasi whatsapp (07/12), Saepudin, kepala desa Cisalak berdalih bahwa pengelolaan dana tersebut oleh dirinya berdasarkan atas inisiatif pihak sekolah. (red)







