Otoritas.id | Probolinggo – Suasana apel pagi di lingkungan Polres Probolinggo, Senin (25/5/2026), dimanfaatkan Kapolres Probolinggo M. Wahyudin Latif untuk memberikan arahan kepada seluruh personel terkait penguatan disiplin dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kepolisian.
Dalam kegiatan apel jam pimpinan tersebut, Kapolres menekankan bahwa tantangan tugas anggota Polri saat ini tidak hanya berada di lapangan, tetapi juga di ruang digital yang semakin berkembang pesat. Karena itu, seluruh anggota diminta lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial.
Menurutnya, setiap unggahan maupun aktivitas digital anggota kepolisian dapat memengaruhi penilaian masyarakat terhadap institusi Polri. Oleh sebab itu, personel diharapkan mampu menjaga etika serta menghindari konten yang berpotensi menimbulkan polemik di tengah masyarakat.
Kapolres menegaskan bahwa media sosial seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana edukasi dan penyebaran informasi positif kepada masyarakat. Ia meminta anggota tidak menggunakan platform digital untuk hal-hal yang dapat mencoreng citra institusi.
“Media sosial harus dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan yang bermanfaat dan membangun kepercayaan publik,” ujar AKBP Latif dalam arahannya.
Selain menyoroti penggunaan media sosial, Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyebut bahwa anggota Polri harus mampu menjadi contoh yang baik di lingkungan masyarakat.
Kedisiplinan, loyalitas, dan tanggung jawab disebut menjadi modal utama dalam menciptakan pelayanan kepolisian yang profesional. Menurutnya, masyarakat akan menilai kualitas institusi melalui tindakan nyata para personel di lapangan.
Ia juga menekankan bahwa sikap sederhana, humanis, dan rendah hati perlu terus dipertahankan oleh seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha, Kapolres meminta seluruh jajaran meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Probolinggo.
Pengamanan kegiatan masyarakat, mulai dari malam takbir, pelaksanaan salat Idul Adha, hingga distribusi hewan kurban, menjadi perhatian khusus agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib.
Kapolres juga meminta personel aktif melakukan pemantauan situasi kamtibmas di berbagai titik keramaian guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama momentum hari raya berlangsung.
Dalam arahannya, AKBP Latif turut menekankan pentingnya pelayanan yang humanis kepada masyarakat. Ia berharap masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung dan pengayom selama perayaan Idul Adha.
“Berikan pelayanan dengan pendekatan yang humanis agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat menjalankan ibadah maupun aktivitas hari raya,” katanya.
Lebih lanjut, Kapolres menilai kepercayaan publik terhadap Polri hanya dapat dibangun melalui integritas, kedisiplinan, dan pelayanan yang penuh empati kepada masyarakat.
Ia menambahkan, profesionalisme anggota tidak cukup hanya ditunjukkan melalui kemampuan kerja, tetapi juga dari cara bersikap dan berinteraksi dengan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, Kapolres turut mengingatkan pentingnya menjaga solidaritas dan kekompakan antaranggota demi mendukung pelaksanaan tugas yang lebih optimal di lapangan.
Apel jam pimpinan tersebut sekaligus menjadi sarana evaluasi internal untuk memperkuat komitmen seluruh personel dalam menjaga kualitas pelayanan publik dan nama baik institusi kepolisian.
Kapolres berharap seluruh anggota Polres Probolinggo mampu menjaga kepercayaan masyarakat dengan menunjukkan perilaku yang santun, disiplin, dan bertanggung jawab di mana pun berada.
Ia menegaskan bahwa citra positif institusi kepolisian harus dijaga melalui kerja nyata, pelayanan yang tulus, serta etika yang baik, baik saat bertugas secara langsung maupun saat beraktivitas di media sosial.
“Nama baik institusi dibangun dari sikap dan tindakan setiap anggota. Karena itu, bekerjalah dengan disiplin, penuh tanggung jawab, dan tetap menjaga etika,” pungkasnya. (Septyan)







