Best Carnival Banyuanyar Tengah Meriahkan HUT RI ke-81, 14 Kontingen Tampilkan Atraksi Kreatif

Otoritas.id | Probolinggo – Suasana semarak menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia terasa di Desa Banyuanyar Tengah, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (22/8/2026) pagi. Panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Desa Banyuanyar Tengah menggelar Best Carnival yang mendapat sambutan antusias dari masyarakat.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan bulan kemerdekaan yang dikemas dengan konsep Carnival Street Tradisional. Sejak pagi, masyarakat terlihat memadati sejumlah titik di sepanjang rute untuk menyaksikan beragam penampilan yang disuguhkan para peserta.

Bacaan Lainnya

Start Best Carnival berada di kawasan batas Desa Banyuanyar Kidul dan Desa Banyuanyar Tengah. Dari titik tersebut, seluruh peserta kemudian bergerak menyusuri jalan desa dengan menampilkan berbagai kreasi hingga menuju lokasi finish di depan Kantor Balai Desa Banyuanyar Tengah.

Sebanyak 14 kontingen ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Masing-masing kontingen membawa konsep dan kreativitas berbeda untuk ditampilkan di hadapan masyarakat yang telah menunggu di sepanjang jalur carnival.

Kontingen pembuka menampilkan kereta kencana yang ditunggangi Kepala Desa Banyuanyar Tengah Zamroni bersama keluarganya. Kehadiran kereta kencana tersebut menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam barisan pembuka Best Carnival.

Barisan berikutnya diisi kereta kencana yang ditumpangi partisipan dari pengelola atau bos Dapur MBG Desa Banyuanyar Tengah. Kehadiran partisipasi tersebut turut menambah kemeriahan rangkaian carnival yang digelar dalam suasana peringatan kemerdekaan.

Selanjutnya, kereta kencana dari RT 9 turut ambil bagian dalam parade. Peserta lainnya kemudian menyusul dengan membawa konsep yang lebih beragam, termasuk parade sound dan aksi paragoy dari sejumlah RT di Desa Banyuanyar Tengah.

Berbagai aksi dan atraksi ditampilkan peserta selama perjalanan. Penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi warga, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas dan kekompakan masing-masing kelompok.

Antusiasme warga semakin terlihat ketika rombongan carnival melintas di sejumlah ruas jalan desa. Masyarakat dari berbagai kalangan tampak menunggu sejak pagi untuk menyaksikan penampilan para peserta secara langsung.

Konsep Carnival Street Tradisional menjadi tema yang diusung dalam kegiatan tersebut. Tema itu memberikan ruang kepada peserta untuk memadukan unsur tradisional dengan kreativitas masing-masing kontingen dalam sebuah pertunjukan yang menarik.

Tidak hanya berjalan dalam barisan, peserta juga diberi kesempatan untuk menunjukkan atraksi di sejumlah titik yang telah ditentukan panitia. Penampilan tersebut menjadi bagian penting dalam proses penilaian Best Carnival.

Penilaian dilakukan oleh dua juri yang berasal dari luar Desa Banyuanyar Tengah. Kehadiran juri eksternal tersebut dimaksudkan untuk memberikan penilaian terhadap penampilan setiap kontingen berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.

Dua juri yang dipercaya melakukan penilaian yakni Hj. Trima dari Klenang Kidul dan Zainal dari Klakah. Keduanya mengamati secara langsung penampilan peserta selama kegiatan berlangsung.

Kriteria penilaian meliputi kreativitas dan inovasi, kekompakan tim, serta penampilan atraksi. Ketiga aspek tersebut menjadi pertimbangan dalam menentukan kontingen yang dinilai paling menonjol dalam Best Carnival tahun ini.

Setiap kontingen berupaya memberikan penampilan terbaiknya. Persiapan yang dilakukan masing-masing peserta terlihat dari kostum, properti, kendaraan hias, hingga atraksi yang dibawakan sepanjang perjalanan.

Kehadiran parade sound juga membuat suasana carnival semakin semarak. Musik dan aksi peserta berpadu dengan antusiasme penonton yang berada di sepanjang jalan Desa Banyuanyar Tengah.

Camat Banyuanyar Hudan Kurniawan mengapresiasi Panitia PHBN Desa Banyuanyar Tengah yang telah menyelenggarakan Best Carnival dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia. Menurutnya, antusiasme masyarakat yang membludak menunjukkan bahwa kegiatan carnival menjadi salah satu agenda yang sangat ditunggu masyarakat.

“Apresiasi kami sampaikan kepada Panitia PHBN Desa Banyuanyar Tengah atas terselenggaranya Best Carnival ini. Antusiasme masyarakat sangat luar biasa, karena carnival memang menjadi kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu, baik oleh masyarakat setempat maupun masyarakat dari luar desa,” ujar Hudan.

Hudan menilai kemeriahan kegiatan tidak hanya terlihat dari banyaknya masyarakat yang hadir, tetapi juga dari tumbuhnya aktivitas ekonomi di sepanjang pelaksanaan carnival. Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) terlihat memanfaatkan momentum tersebut untuk berjualan.

“Nampak terlihat barisan UMKM juga mendapatkan rezekinya selama acara berlangsung. Ini tentu menjadi hal yang positif karena kegiatan seperti ini ikut membuat perputaran ekonomi masyarakat tetap berjalan,” katanya.

Menurut Hudan, keberhasilan pelaksanaan Best Carnival juga tidak lepas dari kerja sama berbagai pihak di tingkat desa. Perangkat Desa Banyuanyar Tengah bersama Panitia PHBN dinilai telah bekerja secara bersama-sama sehingga kegiatan dapat terlaksana dan diikuti masyarakat dengan penuh antusias.

“Kami juga memberikan apresiasi kepada seluruh perangkat desa yang telah bekerja sama dengan PHBN. Kolaborasi tersebut akhirnya bisa mewujudkan pelaksanaan Best Carnival yang dapat diikuti masyarakat dengan sangat antusias,” tutur Hudan.

Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada peringatan HUT ke-81 RI tahun ini. Menurutnya, carnival dapat menjadi agenda yang terus dikembangkan dengan konsep yang semakin kreatif dari tahun ke tahun.

“Harapannya, kegiatan seperti ini tetap ada pada tahun depan. Tentunya kami berharap pelaksanaannya nanti bisa lebih bagus lagi dibandingkan tahun ini, baik dari sisi kreativitas maupun kemeriahannya,” ungkapnya.

Hudan juga melihat kegiatan masyarakat semacam ini memiliki nilai positif dalam memperkuat kebersamaan di tingkat desa. Selain menjadi hiburan, kegiatan tersebut dapat mempertemukan masyarakat dalam suasana yang guyub dan penuh semangat kemerdekaan.

Kepala Desa Banyuanyar Tengah Zamroni mengatakan Best Carnival merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan Panitia PHBN Desa Banyuanyar Tengah untuk menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia. Selain carnival, panitia juga menyiapkan beragam kegiatan untuk memeriahkan bulan kemerdekaan.

“Kegiatan ini terselenggara dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia. Panitia PHBN Desa Banyuanyar Tengah mengadakan beragam kegiatan, salah satunya Best Carnival yang pada pelaksanaannya diikuti sebanyak 14 peserta,” kata Zamroni.

Zamroni menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting yang membuat pelaksanaan Best Carnival berlangsung meriah.

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif seluruh masyarakat dalam mengikuti Best Carnival ini. Antusiasme masyarakat menjadi semangat bagi kami untuk terus menghadirkan kegiatan yang bisa mempererat kebersamaan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pembiayaan pelaksanaan Best Carnival tersebut berasal dari masyarakat Desa Banyuanyar Tengah. Anggaran kegiatan, kata Zamroni, murni dihimpun dari masyarakat tanpa membebankan Dana Desa.

“Untuk anggaran pelaksanaan Best Carnival ini murni berasal dari masyarakat Desa Banyuanyar Tengah dan tidak membebankan Dana Desa. Ini merupakan bentuk kebersamaan masyarakat dalam menyukseskan kegiatan peringatan kemerdekaan,” jelas Zamroni.

Zamroni berharap momentum bulan kemerdekaan dapat memberikan dampak positif terhadap hubungan sosial masyarakat setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai. Semangat kebersamaan yang terbangun selama kegiatan diharapkan terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga setelah melewati bulan kemerdekaan ini, masyarakat semakin guyub, semakin kompak dan semakin rukun. Dengan begitu, kita bersama-sama bisa menciptakan lingkungan Desa Banyuanyar Tengah yang aman, damai dan kondusif,” harapnya.

Ketua Panitia PHBN Desa Banyuanyar Tengah Alfan menjelaskan bahwa seluruh peserta terlebih dahulu berkumpul di kawasan batas Desa Banyuanyar Kidul dan Desa Banyuanyar Tengah sebelum carnival dimulai. Titik tersebut sekaligus menjadi lokasi start seluruh kontingen.

“Peserta berkumpul di batas Desa Banyuanyar Kidul dan Banyuanyar Tengah. Dari sana seluruh kontingen kemudian diberangkatkan untuk mengikuti rangkaian Best Carnival,” terang Alfan.

Alfan menyebutkan bahwa jumlah peserta yang mengikuti Best Carnival mencapai 14 kontingen. Dari jumlah tersebut, dua di antaranya merupakan partisipasi dari Pemerintah Desa Banyuanyar Tengah dan partisipasi Dapur MBG yang berada di Desa Banyuanyar Tengah.

“Total ada 14 kontingen yang ikut. Dua di antaranya merupakan partisipasi dari Pemerintah Desa Banyuanyar Tengah dan partisipasi Dapur MBG di Desa Banyuanyar Tengah,” ujarnya.

Menurut Alfan, seluruh peserta memiliki kesempatan untuk menampilkan atraksi yang telah dipersiapkan. Atraksi tersebut menjadi bagian dari rangkaian carnival sekaligus menjadi salah satu unsur yang diperhatikan dalam proses penilaian oleh dewan juri.

“Semua peserta menampilkan atraksi selama 10 menit di Pos 1 dan Pos 2. Setelah menyelesaikan seluruh rangkaian penampilan, peserta melanjutkan perjalanan hingga finish di Kantor Balai Desa Banyuanyar Tengah,” jelasnya.

Setibanya di lokasi finish, rangkaian Best Carnival kemudian berakhir di depan Kantor Balai Desa Banyuanyar Tengah. Masyarakat yang mengikuti perjalanan carnival pun berkumpul di sekitar lokasi untuk menyaksikan bagian akhir kegiatan.

Pelaksanaan Best Carnival tersebut menunjukkan bahwa peringatan HUT ke-81 RI di tingkat desa tidak hanya menjadi momentum seremonial. Kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan kreativitas, memperkuat gotong royong, sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi lokal.

Dengan berakhirnya parade di depan Kantor Balai Desa Banyuanyar Tengah, seluruh rangkaian kegiatan Best Carnival berjalan dalam suasana meriah. Semangat kebersamaan masyarakat menjadi warna utama dalam perayaan bulan kemerdekaan di Desa Banyuanyar Tengah.

Pos terkait