Majalengka – Cuaca ekstrem berupa angin kencang menerjang wilayah Kabupaten Majalengka pada Minggu (18/10/2026) pagi buta. Akibatnya, sebuah pohon besar mendadak tumbang dan menutupi total akses Jalan Lewikidang–Girimukti.
Peristiwa mencekam tersebut terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Beruntung, reaksi cepat dari warga sekitar bersama Babinsa Koramil 1716/Dawuan, Bhabinkamtibmas, serta petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Majalengka berhasil membendung potensi kemacetan parah.
Danramil 1716/Dawuan, Kapten Inf Dede Kusnadi, membenarkan insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa kejadian pertama kali diketahui oleh warga setempat bernama Dadang yang saat itu melintas di lokasi.
“Sekitar pukul 04.30 WIB, saksi Dadang melihat ada pohon tumbang yang melintang dan menutup akses jalan. Ybs langsung bergerak cepat melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan aparat desa,” ujar Kapten Inf Dede Kusnadi.
Menindaklanjuti laporan warga, petugas gabungan bersama warga setempat langsung berkumpul di lokasi sekitar pukul 05.30 WIB untuk melakukan evakuasi awal secara bergotong royong.
Tak lama berselang, sekitar pukul 06.00 WIB, satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Majalengka diterjunkan ke lokasi membawa dua unit mesin chainsaw (senso) untuk mempercepat proses pemotongan dahan dan batang pohon yang melintang.
Berkat kerja sama yang solid antara TNI, Polri, Damkar, dan warga, proses evakuasi berjalan dramatis namun lancar. Pukul 06.30 WIB, material pohon berhasil dibersihkan dari badan jalan.
“Proses pembersihan selesai dalam keadaan tertib dan aman. Saat ini akses jalan Lewikidang–Girimukti sudah kembali normal dan bisa dilalui oleh kendaraan roda dua (R2) maupun roda empat (R4),” jelas Danramil.
Kapten Inf Dede Kusnadi juga memastikan bahwa tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam musibah ini.
“Hasil penyisiran di lapangan, korban jiwa maupun luka-luka nihil. Kerugian materiil juga nihil. Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan angin kencang yang bisa terjadi sewaktu-waktu,” pungkasnya. (Pendim_0617)







