Majalengka – Kabupaten Majalengka bersiap menorehkan sejarah baru. Program Gentengisasi yang digagas Presiden RI bakal segera diluncurkan, dan Jatiwangi—sentra genteng legendaris sejak 1905—menjadi ujung tombaknya. Rabu (3/11/2026), Rapat Pimpinan persiapan launching digelar di Gedung Yudha Karya Abdi Negara, Pendopo Kabupaten Majalengka, dipimpin langsung Bupati Majalengka Eman Suherman.
Rapat berlangsung heat dan dihadiri sekitar 200 peserta, mulai dari Wakil Ketua DPRD Majalengka Juhana Zulfan, Sekda Aeron Randi, Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Rendra Dwijayanto, Kapolres Majalengka yang diwakili Kabag Ops Kompol Iwan Setiawan, hingga perwakilan Danlanud S. Sukani, Pengadilan Negeri, Pengadilan Agama, Kementerian Agama, PLN, Bank BJB, dan JAF Jatiwangi.
Bupati Eman Suherman mengungkap fakta mengejutkan. Dari 720 pabrik genteng di Jatiwangi pada 1998, kini hanya tersisa 200 pabrik akibat krisis tanah liat dan gempuran genteng metal serta multiroof. Namun, dari 200 pabrik itu, 34 pabrik telah lolos sertifikasi SNI, sementara 116 pabrik lainnya masih dalam proses.
“Genteng Jatiwangi sudah dikenal sejak 1905. Ini warisan turun-temurun. Presiden RI mengundang Forkopimda Jawa Barat dan Majalengka untuk mensukseskan program ASRI—Aman, Sehat, Resik, Indah—untuk Indonesia. Launching gentengisasi ini bentuk keseriusan Presiden,” ujar Bupati Eman.
Sekda Majalengka Aeron Randi melaporkan, supply genteng palentong telah tersedia sebanyak 2.400.000 buah yang tersebar di lima lokasi: PD. Super Un, Bumi Agung Putra (BAP) Tiga, Sinar Mas Raya, Berkah Bangkit, dan HAS. Sebanyak 611 truk telah teridentifikasi siap mengangkut.
Target keberangkatan: 600 truk—448 truk untuk BSPS (398 truk Jawa Barat, 50 truk Banten-DKI) dan 152 truk non-BSPS (BKK Majalengka 10 truk, Rutilahu APBD Jabar 32 truk, pesanan Menteri via Kodim 10 truk, CSR Lippo 44 truk, dan BP Tapera 56 truk).
Sementara itu, Dandim 0617/Majalengka Letkol Inf Rendra Dwijayanto menegaskan pentingnya pengamanan VVIP sesuai Undang-Undang No. 34 Tahun 2004 tentang TNI Pasal 7 ayat (2) huruf b angka 7.
“Tugas pokok TNI AD salah satunya adalah mengamankan Presiden dan Wakil Presiden beserta keluarganya serta tamu negara setingkat kepala negara,” tegas Dandim.
Sebagai Dansubsatgas PAM VVIP, Kodim 0617/Majalengka akan menggelar kurang lebih 1.400 personil gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan. Tim medis Denkesyah Cirebon juga dilibatkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami akan melakukan screening area mulai dari persiapan makanan, gentengisasi, dan lainnya sesuai pertimbangan Tim Paspampres,” ujar Dandim.
Kapolres Majalengka melalui Kabag Ops Kompol Iwan Setiawan menambahkan, pihaknya akan mengawal distribusi truk genteng, melakukan rekayasa lalu lintas, serta mewajibkan tes kesehatan dan narkoba bagi para sopir.
Acara rencananya digelar di Area Pasar Lawas, Kelurahan Majalengka Wetan. Sekitar 268 tamu VVIP diprediksi hadir. Parkir truk dibagi di beberapa titik: dalam lapangan Pasar Lawas (210 unit), depan lapangan (60 unit), Jalan KH Abdul Halim (20 unit), dan Jalan Gerakan Koperasi (310 unit). Presiden RI dijadwalkan tiba sekitar pukul 10.30 WIB, dengan empat opsi helipad: Lanud S. Sukani, Lapangan Yonif 321/GT, Lapangan Puspa Indah, dan Lapangan GGM Talaga Manggung. (Pendim_0617)







