Otoritas.id | Probolinggo – Upaya penguatan organisasi terus dilakukan Polres Probolinggo melalui pergantian sejumlah pejabat utama dan Kapolsek jajaran. Pergeseran personel tersebut ditandai dengan pelaksanaan upacara serah terima jabatan (sertijab) yang digelar di Lapangan Apel Polres Probolinggo, Jumat (12/6/2026).
Upacara dipimpin langsung Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif dan diikuti Wakapolres Kompol Yanuar Rizal Ardianto, pejabat utama, para Kapolsek, serta personel dari berbagai satuan.
Dalam agenda tersebut, sejumlah posisi strategis resmi berganti. AKP Dante Anan Irawanto mendapat penugasan baru sebagai Kabag Ren Polres Probolinggo.
Pada sektor lalu lintas, jabatan Kasat Lantas kini diemban AKP Ali Rifki Mubarok menggantikan AKP Safiq Jundhira Zulkarnaen yang melanjutkan tugas sebagai Kasat Lantas Polres Magetan.
Perubahan berikutnya terjadi di jajaran Satresnarkoba. Setelah sebelumnya dipimpin AKP Nurmansyah, posisi tersebut kini diserahkan kepada Iptu Darmawan. Sementara AKP Nurmansyah melanjutkan pengabdian sebagai Kapolsek Panji di wilayah hukum Polres Situbondo.
Rotasi juga menyasar tingkat kepolisian sektor. Iptu Afdal Buana Rizal yang sebelumnya menjabat Kapolsek Leces memperoleh amanah baru sebagai Wakasatreskrim Polresta Sidoarjo. Posisi yang ditinggalkan kemudian diisi oleh Iptu Nur Wasil.
Sementara itu, jabatan Kasat Pam Obvit kini dipercayakan kepada AKP Merdhania Pravita Shanty yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Humas Polres Probolinggo.
Perubahan kepemimpinan turut terjadi di Polsek Dringu dan Polsek Sukapura. AKP Ardhi Bita Kumala kini menjabat Kapolsek Dringu, sedangkan Iptu Djuwantoro Setyowadi dipercaya memimpin Polsek Sukapura.
Dalam amanatnya, Kapolres Probolinggo menegaskan bahwa mutasi merupakan bagian dari proses organisasi yang bertujuan menjaga ritme kerja dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
“Perpindahan jabatan menjadi bagian dari pembinaan karier sekaligus bentuk regenerasi organisasi agar tetap berjalan dinamis dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” kata AKBP M. Wahyudin Latif.
Ia juga mengingatkan pejabat yang baru dilantik agar segera memahami kondisi wilayah kerja, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menjaga komunikasi dengan seluruh unsur masyarakat.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga kepemimpinan yang mampu membangun kepercayaan dan menjaga kedekatan dengan masyarakat.
“Bangun kerja sama yang baik, hadir di tengah masyarakat, dan tunjukkan pelayanan yang profesional serta berorientasi pada solusi,” pungkasnya. (Septyan)







