Otoritas.id | Probolinggo – Di tengah upaya penguatan program ketahanan pangan nasional, jajaran Polsek Sumberasih, Polres Probolinggo Kota, terus membangun kedekatan dengan para petani melalui kegiatan pendampingan langsung di lapangan.
Suasana Dusun Mawar, Desa Pesisir, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, pada Selasa (23/6/2026) tampak seperti hari biasa di area pertanian. Namun di lokasi itu, aparat kepolisian turut hadir untuk memastikan proses budidaya jagung berjalan sesuai harapan.
Aiptu Andi Han terlihat menyusuri lahan jagung seluas sekitar 21,5 hektare milik kelompok tani setempat, melakukan pengecekan kondisi tanaman sekaligus berdialog dengan para petani mengenai perkembangan dan kebutuhan di lapangan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pola pendekatan humanis Polri dalam mendukung sektor pertanian, yang tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pemberdayaan masyarakat.
Kapolsek Sumberasih AKP Sugeng Apriyanto, S.H., menyebut keterlibatan jajarannya dalam pendampingan pertanian merupakan bentuk kepedulian terhadap stabilitas pangan di wilayah hukum Polsek Sumberasih.
Menurutnya, kehadiran polisi di tengah aktivitas pertanian diharapkan dapat membantu mempercepat komunikasi antara petani dan pihak terkait apabila ditemukan kendala teknis di lapangan.
“Pendampingan ini bukan hanya pemantauan, tetapi juga upaya membangun komunikasi aktif dengan petani agar setiap persoalan bisa segera ditangani secara bersama-sama,” ujarnya.
Lahan jagung yang dipantau diketahui dikelola oleh Kelompok Tani yang dipimpin Sumartono. Tanaman tersebut telah ditanam sejak 20 April 2026 dan direncanakan memasuki masa panen pada 19 Agustus 2026.
Hasil pengecekan menunjukkan tanaman tumbuh relatif baik tanpa kendala signifikan. Meski demikian, pihak kepolisian tetap mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi gangguan pertanian seperti hama maupun faktor cuaca.
Polsek Sumberasih menegaskan akan terus menjalin koordinasi dengan petani, Bhabinkamtibmas, serta instansi pertanian guna memastikan produktivitas tetap terjaga.
Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus menghadirkan manfaat nyata dari kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Kegiatan monitoring berlangsung aman, tertib, dan kondusif. (Septyan)







