Otoritas.id | Probolinggo – Jarak aman menjadi salah satu hal penting saat kendaraan melaju di jalan tol. Namun, hal tersebut diduga tidak terantisipasi dalam kecelakaan yang melibatkan dua truk di Tol Probolinggo-Situbondo (Prosiwangi), Kabupaten Probolinggo, Jumat (2/10/2026) pagi.
Kecelakaan terjadi di KM 866/800A, Kecamatan Gending, sekitar pukul 05.00 WIB. Truk Colt Diesel dengan nomor polisi K-9326-EC menabrak bagian belakang truk Fuso bernopol DK-8484-VO yang melaju di jalur yang sama.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Iptu Aditya Wikrama Pramundito, mewakili Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Ali Rifqi Mubarok, mengatakan kedua kendaraan tersebut sama-sama bergerak dari arah barat menuju timur.
Truk Fuso berada di depan dan dikemudikan Putu Edy Putra Martawan (46), warga Kabupaten Buleleng, Bali. Sedangkan truk Colt Diesel berada di belakang dengan pengemudi Ali Tajudin (49), warga Kabupaten Kediri.
Menurut Iptu Aditya, rangkaian kecelakaan diduga bermula ketika pengemudi Colt Diesel kurang konsentrasi saat mengemudikan kendaraan. Kondisi tersebut membuat pengemudi tidak mampu mengantisipasi keberadaan truk Fuso di depannya hingga terjadi tabrakan.
“Dugaan sementara, faktor manusia menjadi penyebab kecelakaan, yakni kurang hati-hati dan kurang konsentrasi dari pengemudi Colt Diesel. Kendaraan kemudian menabrak bagian belakang Fuso yang berjalan searah di depannya,” jelas Iptu Aditya.
Benturan tersebut menyebabkan Ali Tajudin mengalami luka-luka. Petugas kemudian memberikan penanganan dan korban dibawa ke RSU Waluyojati Kraksaan untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, tidak ada korban meninggal dunia maupun korban luka berat dalam kejadian tersebut. Satu orang tercatat mengalami luka ringan. Tidak terdapat penumpang atau pejalan kaki yang terlibat.
Dari kecelakaan tersebut, kerugian material diperkirakan sekitar Rp2 juta.
Kepolisian mengingatkan pengemudi agar menjadikan aspek keselamatan sebagai perhatian utama selama perjalanan, terlebih ketika mengendarai kendaraan berukuran besar di jalan tol.
Iptu Aditya menekankan pentingnya menjaga fokus, mengatur kecepatan dan mempertahankan jarak dengan kendaraan di depan. Langkah tersebut diperlukan agar pengemudi memiliki waktu yang cukup untuk melakukan pengereman ketika terjadi perubahan situasi lalu lintas.
“Jangan sampai kehilangan konsentrasi saat berkendara. Pastikan jarak aman tetap terjaga sehingga kendaraan dapat dikendalikan dengan baik apabila kendaraan di depan melakukan perlambatan,” pungkasnya.
Petugas Satlantas Polres Probolinggo selanjutnya melakukan penanganan dan pendataan terhadap kendaraan maupun pengemudi yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. (Septyan)







