Otoritas.id | Probolinggo – Ungkapan belasungkawa disampaikan jajaran Polres Probolinggo kepada keluarga Munawi, korban kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang meninggal dunia saat menjalani perawatan medis di RSUD dr. Soetomo Surabaya, Senin (19/10/2026).
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga yang ditinggalkan, perwakilan Polres Probolinggo mendatangi rumah duka di Desa Ngadirejo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Selasa (20/10/2026).
Rombongan dipimpin Kasat Polairud Polres Probolinggo AKP Wayan Mulyana yang hadir mewakili Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar. Sejumlah pejabat utama dan personel kepolisian turut hadir untuk menyampaikan simpati secara langsung kepada keluarga almarhum.
Dalam kunjungan tersebut, AKP Wayan Mulyana menyampaikan duka cita dari keluarga besar Polres Probolinggo atas kepergian Munawi. Ia berharap almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT, sementara keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dalam menghadapi masa berduka.
“Atas nama keluarga besar Polres Probolinggo, kami menyampaikan belasungkawa. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar Wayan.
Ia menegaskan bahwa kehadiran kepolisian di tengah masyarakat tidak terbatas pada pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban. Dalam situasi sulit, termasuk ketika warga mengalami musibah, Polri juga berupaya memberikan perhatian dan dukungan moral kepada masyarakat.
Menurutnya, kunjungan ke rumah duka tersebut merupakan bentuk empati sekaligus upaya menjaga kedekatan antara kepolisian dan masyarakat.
Wayan kembali menyampaikan harapan agar keluarga almarhum diberikan ketabahan dan kekuatan dalam melewati masa kehilangan. Ia juga berharap kehadiran jajaran Polres Probolinggo dapat memberikan penguatan moril bagi keluarga yang sedang berduka.
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Probolinggo untuk memelihara hubungan baik dengan masyarakat melalui kepedulian sosial dan kehadiran langsung ketika warga menghadapi keadaan sulit.
Polres Probolinggo berharap semangat kebersamaan dan rasa kemanusiaan terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga hubungan antara Polri dan warga semakin erat serta dukungan sosial dapat terbangun secara berkelanjutan. (Septyan)






