Lurah Mangunharjo Hadiri Malam Tasyakuran HUT RI Ke – 78 di RW VII

Probolinggo – Bangsa Indonesia setiap tahunnya mengadakan peringatan kemerdekaan di bulan Agustus. di tanggal 17 Agustus, secara serentak melaksanakan upacara bendera untuk memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI.

Namun pada Malam sebelumnya, warga masyarakat di setiap lingkungan ada tradisi di tengah-tengah masyarakat yang masih melekat hingga kini dengan menggelar Malam Tasyakuran dan Do’a Bersama.

Seperti Halnya yang terlihat di Lingkungan RW 7 Kelurahan Mangunharjo Kecamatan Mayangan Kota Probolinggo yang saat ini tengah mengadakan acara tersebut dalam rangka Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia yang Ke 78, Rabu (16/08/2023) malam.

Bertempat di Jalan Kapten Pattimura, sebanyak lebih dari 100 warga dari RT 01 sampai RT 08 berbondong – bondong menuju ke lokasi malam tasyakuran yang digelar secara sederhana namun hikmat ini.

Acara malam Tasyakuran ini dihadiri oleh Lurah Mangunharjo Hari Setyoyani, Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) dari Fraksi Nadem Hj. Sri Warsini, Ketua Rukun Kematian Manunggal (RKM) H. Nunung Muhammad Toha, Ketua RW VII Kelurahan Mangunharjo Sulistiono, Ketua di Lingkup RW VII Kelurahan Mangunharjo, Tokoh Agama, beserta Tokoh Masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua Panitia HUT RI Ke 78 RW VII Kelurahan Mangunharjo Suwadji mengatakan isi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan yang mendorong solidaritas antar sesama sehingga dengan adanya solidaritas tersebut akan timbul rasa persaudaraan yang kuat.

Suwadji juga mengajak masyarakat untuk bangkit lebih kuat dan pulih lebih cepat setelah Negara Indonesia di landa pandemi Covid – 19 selama hampir 3 tahun sejak bulan April 2020 lalu, dimana saat itu wabah corona tersebut merenggut ratusan ribu nyawa di Indonesia.

“Dimana banyak anak – anak yang kehilangan orang tuanya, banyak pekerja yang kehilangan mata pencahariannya, banyak pedagang yang kehilangan omset hariannya, serta banyak kegiatan yang tak terlaksana akibat semakin tingginya wabah corona yang melanda di Indonesia,” Urainya.

lebih Lanjut Suwadji berharap agar masyarakat bisa bangkit dari keterpurukan dengan lebih cepat, seperti halnya para pahlawan terdahulu tanpa lelah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Sementara itu Ketua RW VII Kelurahan Mangunharjo, Sulistiono menyampaikan agar kerukunan antar tetangga antar saudara tetap terjaga, pasalnya tahun ini merupakan tahun politik dimana biasanya setiap individu mempunyai pilihan yang berbeda – beda sesuai hati nurani dari masing – masing personal.

“Jadikan perbedaan itu sebagai warna kehidupan, jadikan perbedaan itu sebagai bentuk menerapkan Bhineka Tunggal Ika, Janganlah ada pertengkaran dan pertikaian akibat perbedaan pilihan, sehingga akan terjadi gejolak yang berkepanjangan,” Tuturnya.

Sulistiono berharap kerukunan warganya agar tetap terjaga dan bisa menjadikan wilayah yang aman, tentram, damai, sejahtera dengan saling bergotong royong bersama – sama menjaga kondusifitas lingkungannya.

“Mari tingkatkan rasa persatuan dan persaudaraan dengan erat sehingga terwujudlah rasa aman, tentram, damai, sejahtera di Lingkungan ini. Kalau lingkungannya aman maka yang dirasakan adalah masyarakat akan nyaman untuk tinggal,” Pesannya.

Senada dengan Sulistiono, Lurah Hari Setyoyani ingin masyarakat di RW VII Kelurahan Mangunharjo ini agar menghidupkan kembali Siskamling agar memberikan rasa aman nyaman kepada warga masyarakat di lingkungan RW VII.

Hari juga menyarankan untuk berkomunikasi dengan Polisi RW jika ada permasalahan di lingkungannya, sebab menurutnya beberapa minggu terakhir di wilayah yang dipimpin hari telah terjadi pencurian kendaraan bermotor sebanyak 2 kali dalam semalam di RW 02 dan RW 14.

“Tingkatkan keamanan wilayah lingkungan dengan mereaktifkan kembali siskamling, karena masyarakat juga berperan dalam menjaga lingkungan sekitarnya agar terhindar dari hal – hal yang tidak diinginkan kedepannya,” Tutupnya. (Septyan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *