Si Jago Merah Lahap Ekspedisi KIB Cepat Probolinggo, Petugas Damkar Berjibaku Padamkan Api

Otoritas.id | Probolinggo – Kebakaran melanda bangunan Expedisi KIB Cepat milik PT. Karya Indah Buana yang berada di kawasan samping barat Stasiun Kota Probolinggo, Minggu (28/6/2026) pagi. Peristiwa tersebut membuat warga sekitar bergegas melakukan upaya antisipasi lantaran api terlihat membesar di area bangunan ekspedisi.

Informasi kebakaran diterima oleh Call Center pada pukul 08.38 WIB. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Mako Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Probolinggo untuk segera dilakukan tindakan penanganan.

Bacaan Lainnya

Mendapat informasi tersebut, Regu 2 Damkar Kota Probolinggo langsung bergerak menuju lokasi kejadian pada pukul 08.39 WIB dengan membawa tiga unit armada pemadam kebakaran.

Adapun armada yang diterjunkan yakni Fire Truck 01, Fire Truck 02, dan Fire Truck 04. Dengan jarak lokasi sekitar 1 kilometer, petugas tiba di tempat kejadian pada pukul 08.44 WIB.

Kedatangan petugas dengan respon time lima menit langsung dilanjutkan dengan proses pemadaman. Tim melakukan penyemprotan air ke titik api yang berada di bagian bangunan Expedisi KIB Cepat.

Berdasarkan keterangan awal di lokasi, api diduga berasal dari bagian atap bangunan ekspedisi. Kobaran api kemudian cepat membesar karena dipengaruhi kondisi angin yang cukup kencang.

Situasi semakin diperhatikan karena lokasi kebakaran berdekatan dengan bangunan usaha lainnya. Api bahkan sempat menjalar hingga menyambar bagian dapur rumah makan siap saji yang berada di sisi timur bangunan ekspedisi.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut turut membantu melakukan penanganan awal. Dengan peralatan sederhana, masyarakat berupaya membantu mengurangi penyebaran api sebelum tim pemadam tiba.

Setelah berada di lokasi, petugas Damkar langsung mengambil langkah pemadaman dengan melakukan pembasahan area terbakar serta memastikan api tidak menjalar ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Proses pemadaman berjalan cukup intensif. Petugas juga melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada sisa panas maupun bara api yang berpotensi kembali menimbulkan kebakaran.

Setelah kurang lebih dua jam dilakukan penanganan, kobaran api berhasil dikendalikan pada pukul 11.05 WIB. Selanjutnya, kondisi dinyatakan kondusif pada pukul 11.10 WIB.

Dalam kejadian tersebut tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun korban luka. Namun, dampak kebakaran menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Aparat kepolisian masih melakukan proses penyelidikan untuk memastikan sumber awal munculnya api.

Saat kejadian berlangsung, kondisi cuaca terpantau cerah. Meski demikian, angin yang bertiup cukup kuat menjadi salah satu faktor yang membuat api lebih cepat berkembang.

Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Probolinggo mengerahkan belasan personel dalam operasi pemadaman tersebut. Para petugas bekerja bersama unsur terkait untuk mengamankan lokasi dan membantu proses penanganan.

Selain personel Damkar, turut terlibat dalam kegiatan tersebut jajaran SATPOL PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta TAGANA yang membantu pengamanan dan koordinasi di lapangan.

Kasatpol PP Kota Probolinggo Fathur Rosi bersama Kepala Bidang Damkar dan Kasi Damkar hadir langsung di lokasi kejadian untuk memantau proses pemadaman.

Fathur Rosi menyampaikan bahwa langkah cepat petugas menjadi bagian penting dalam mengendalikan kebakaran agar tidak semakin meluas, terutama karena lokasi kejadian berada di kawasan yang terdapat aktivitas masyarakat.

“Penanganan dapat berjalan dengan baik karena adanya respon cepat dari petugas dan dukungan dari berbagai pihak di lapangan. Kami bersyukur tidak ada korban dalam kejadian ini dan api berhasil dikendalikan,” ujar Fathur Rosi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang ikut membantu saat kejadian, namun mengingatkan agar warga tetap mengutamakan keselamatan ketika menghadapi kondisi darurat.

“Kami mengimbau kepada masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, melakukan pemeriksaan instalasi listrik secara berkala, memastikan peralatan yang menggunakan api maupun listrik dalam kondisi aman, serta segera menghubungi petugas apabila terjadi kebakaran agar dapat segera ditangani,” tutup Fathur Rosi. (Septyan)

Pos terkait