Otoritas.id//Majalengka. Beredar isu tak sedap di kalangan warga desa Cikoneng kecamatan Sukahaji kabupaten Majalengka. Warga desa tersebut mempertanyakan program ketahanan pangan tahun anggaran 2022
Manurut narasumber, Desa Cikoneng Kecamatan Sukahaji menganggarkan sebagian Dana Desa tahun 2022 untuk pembelanjaan 20 ekor domba dalam program ketahanan pangan. Namun sayangnya, ditengah perjalanan dua ekor domba mati tidak tertolong dikarenakan sakit
“kemudian pihak pemerintah Desa Cikoneng menjual 5 ekor dari program ketahanan pangan tersebut, alasan kenapa pihak desa menjual 5ekor domba itu belum diketahui” ungkapnya
Lanjut narasumber, sebelum pihak desa menjual 5ekor domba tersebut, mereka menjanjikan dari hasil penjualan akan dibagi dua dengan pengurus, kemudian akan menggantikannya kembali dalam bentuk hewan ternak lagi
“namun sampai detik ini apa yang sempat di ungkapkan oleh pihak desa kepada pengurus domba, sama sekali tidak dilaksanakanya” tambahnya
Saat awak media akan melakukan konfirmasi kepada Kades Cikoneng di kantor Desa, sudah dua kali datang ke kantor Desa namun Kades tidak pernah ada di kantornya
Kemudian awak media mencoba menghubungi Sekdes Desa Cikoneng melalui sambungan aplikasi whtasapp dengan nomor+62 8xx-24xx-89xx. Sekdes menjawab, “nanti saya konfirmasi dulu”. Jumat (19/05)
Setelah beberapa menit kemudian sekdes menjawab lagi pesan melalui aplikasi whatsappnya, “seperti’y berita ini jauh dr fakta d lapangan, dilapangan blm ada penjualan. jadi berita ini menurut kami tidak valid…klo ingin berita yg valid kami harap dtg konfirmasi lgsg d lapangan dgn pengurus” sanggahnya. (red)







