Otoritas.id | Probolinggo – Persiapan menjaga keamanan dan ketertiban di tingkat desa mulai mendapat perhatian serius Polres Probolinggo. Salah satunya melalui penguatan komunikasi bersama para kepala desa yang tergabung dalam Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kabupaten Probolinggo.
Langkah tersebut mengemuka dalam agenda silaturahmi Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar bersama jajaran pengurus dan anggota PKDI, Kamis (24/9/2026).
Pertemuan yang digelar di Rumah Makan Kebon Pring, Desa Tamansari, Kecamatan Dringu, itu dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Probolinggo, para Kapolsek jajaran, serta sekitar 50 pengurus dan anggota PKDI Kabupaten Probolinggo.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara kepolisian dan pemerintah desa. Forum itu juga dimanfaatkan untuk membangun kesamaan langkah dalam menjaga situasi keamanan di tengah masyarakat.
Terlebih, Kabupaten Probolinggo akan menghadapi tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) pada 2027. Kondisi tersebut membuat komunikasi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga suasana tetap kondusif.
Kapolres Probolinggo AKBP Asmida Rizki Siregar menyampaikan apresiasinya terhadap kontribusi para kepala desa melalui PKDI dalam membantu menjaga keamanan di wilayah masing-masing.
Menurutnya, kepala desa memiliki posisi strategis karena bersentuhan langsung dengan masyarakat sekaligus memahami dinamika yang berkembang di tingkat desa.
“Sinergitas Polri, pemerintah desa, dan masyarakat harus terus diperkuat,” ujar AKBP Rizki.
Ia menilai upaya menjaga kamtibmas tidak dapat hanya dibebankan kepada aparat kepolisian. Dibutuhkan keterlibatan seluruh unsur, termasuk pemerintah desa dan masyarakat sebagai bagian terdekat dari kehidupan sosial warga.
Karena itu, Kapolres meminta para kepala desa untuk ikut mengambil peran dalam menciptakan suasana yang aman dan tertib, khususnya ketika tahapan Pilkades 2027 mulai berlangsung.
“Kami berharap rekan-rekan PKDI turut serta menjaga keamanan dan ketertiban sehingga seluruh proses Pilkades dapat berjalan aman, tertib, lancar, dan sesuai ketentuan,” katanya.
Kapolres menegaskan bahwa jajaran Polres Probolinggo akan mempersiapkan langkah pengamanan sesuai tahapan Pilkades. Pola pengamanan nantinya akan disesuaikan dengan kondisi serta tingkat kerawanan yang ada di masing-masing desa.
Meski demikian, pengamanan kepolisian disebut tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan dari pemerintah desa dan masyarakat. Peran kepala desa dibutuhkan untuk membantu menciptakan komunikasi yang sehat sekaligus meredam potensi persoalan sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga meminta para Kapolsek di seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk semakin intensif membangun komunikasi dengan kepala desa di wilayah hukumnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya dilakukan ketika muncul persoalan keamanan. Komunikasi yang terbangun secara rutin dinilai dapat menjadi sarana untuk mendeteksi berbagai potensi gangguan kamtibmas lebih awal.
Dari sisi PKDI, Ketua DPC PKDI Kabupaten Probolinggo Sanemo menyambut positif pertemuan bersama jajaran Polres Probolinggo tersebut.
Menurut Sanemo, silaturahmi antara kepolisian dan para kepala desa menjadi ruang penting untuk memperkuat hubungan sekaligus menyamakan langkah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berharap kerja sama ini terus ditingkatkan untuk menciptakan Kabupaten Probolinggo yang lebih kondusif,” ujar Sanemo.
Ia menyampaikan bahwa pemerintah desa memiliki komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Dalam menjalankan tugas tersebut, koordinasi dengan kepolisian menjadi salah satu bagian penting, terutama berkaitan dengan keamanan lingkungan desa.
PKDI Kabupaten Probolinggo, lanjut Sanemo, juga siap menjaga komunikasi dan koordinasi dengan jajaran kepolisian dalam menghadapi berbagai dinamika yang berkembang di tengah masyarakat.
Dengan terbangunnya komunikasi antara kepala desa dan kepolisian, berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan diharapkan dapat ditangani secara bersama-sama.
Pertemuan antara Polres Probolinggo dan PKDI tersebut sekaligus menjadi penguatan pesan bahwa menjaga kondusivitas wilayah merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah desa, kepolisian, dan masyarakat memiliki peran masing-masing yang saling berkaitan.
Menjelang Pilkades 2027, sinergitas tersebut akan menjadi salah satu bagian penting dalam menciptakan suasana demokrasi di tingkat desa yang aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (septyan)







