Otoritas.id | Probolinggo – Konsistensi dalam menjalankan tugas menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan pelayanan pemerintahan yang berkualitas. Hal tersebut menjadi perhatian Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, melalui pemberian apresiasi kepada aparatur yang menunjukkan kinerja dan sikap kerja positif.
Pada Senin (29/09/2026) pagi, Imam Junaidi mendapat apresiasi sebagai ASN Teladan pekan terakhir September. Penghargaan tersebut diberikan melalui tajuk “Mangunharjo Berakhlak Award” sebagai bagian dari upaya memberikan penghargaan terhadap aparatur yang dinilai mampu menunjukkan keteladanan dalam pelaksanaan tugas.
Mangunharjo Berakhlak Award dirancang dengan sejumlah indikator penilaian yang tidak hanya melihat hasil pekerjaan. Sikap aparatur dalam memberikan pelayanan, kedisiplinan, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama hingga keberanian mengambil inisiatif turut menjadi bagian dari penilaian.
Lima indikator tersebut meliputi Orientasi Pelayanan, Disiplin dan Tanggung Jawab, Kinerja dan Penyelesaian Tugas, Kerja Sama dan Sikap, serta Inisiatif dan Keteladanan.
Keberadaan indikator tersebut menjadi gambaran bahwa kualitas seorang aparatur tidak hanya diukur dari banyaknya pekerjaan yang dapat diselesaikan. Cara bekerja, sikap terhadap masyarakat maupun rekan kerja serta kesungguhan menjalankan tanggung jawab juga menjadi perhatian.
Imam Junaidi mengaku menerima penghargaan tersebut dengan penuh rasa syukur. Baginya, apresiasi yang diberikan bukan menjadi alasan untuk berpuas diri, melainkan menjadi dorongan agar kinerja yang selama ini dilakukan dapat terus dipertahankan.
“Terima kasih atas kepercayaan dan apresiasi yang diberikan kepada saya. Penghargaan ini menjadi motivasi agar saya bisa terus meningkatkan kinerja, menjaga kedisiplinan dan memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya,” ujar Imam Junaidi.
Ia menuturkan bahwa pekerjaan sebagai ASN memiliki tanggung jawab yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat. Karena itu, setiap tugas harus dijalankan dengan kesungguhan, kedisiplinan dan rasa tanggung jawab.
Menurut Imam, penghargaan tersebut juga tidak lepas dari dukungan lingkungan kerja. Koordinasi dan komunikasi antarpegawai menjadi bagian penting dalam memastikan pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan tugas dan target yang telah ditetapkan.
“Bagi saya, pekerjaan di kelurahan merupakan pekerjaan bersama. Dukungan dan kerja sama dari teman-teman tentu sangat membantu. Saya berharap semangat untuk memberikan pelayanan terbaik ini bisa terus dijaga bersama,” katanya.
Ia juga berharap apresiasi serupa dapat menjadi penyemangat bagi seluruh aparatur untuk terus memberikan kontribusi sesuai bidang tugas masing-masing.
Di sisi lain, Lurah Mangunharjo Ikrom Wida Utama menjelaskan bahwa pemberian penghargaan tersebut merupakan bagian dari pembinaan internal sekaligus bentuk penghargaan atas kontribusi aparatur.
“Melalui Mangunharjo Berakhlak Award, kami ingin memberikan apresiasi kepada ASN yang menunjukkan kinerja dan sikap positif dalam menjalankan tugas. Harapannya, penghargaan ini bisa menjadi motivasi untuk terus menjaga semangat pengabdian dan pelayanan,” ujar Ikrom.
Menurutnya, aparatur yang berhadapan langsung dengan masyarakat memiliki peran penting dalam membangun kepercayaan terhadap pelayanan pemerintahan. Karena itu, kualitas pelayanan harus dibangun melalui kebiasaan kerja yang baik dan dilakukan secara konsisten.
Ikrom mengatakan bahwa orientasi pelayanan menjadi salah satu indikator utama. Aparatur dituntut mampu memahami tugasnya sekaligus memberikan pelayanan dengan sikap yang baik kepada masyarakat.
“Pelayanan menjadi bagian yang sangat penting. Tetapi pelayanan yang baik juga harus didukung dengan kedisiplinan dan tanggung jawab. Ketika tugas dijalankan dengan disiplin, pekerjaan bisa lebih terarah dan kebutuhan masyarakat dapat ditangani dengan baik,” jelasnya.
Selain aspek pelayanan, pihak kelurahan juga memberikan perhatian terhadap kinerja dan penyelesaian tugas. Menurut Ikrom, aparatur harus memiliki komitmen menyelesaikan pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya.
Kemampuan membangun kerja sama juga menjadi pertimbangan. Lingkungan pemerintahan membutuhkan koordinasi antarpegawai sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan melalui komunikasi dan kolaborasi.
“Kerja sama dan sikap menjadi bagian yang tidak kalah penting. Kita ingin membangun suasana kerja yang saling menghargai, saling membantu dan tetap fokus terhadap pelayanan masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, unsur inisiatif dan keteladanan menjadi indikator yang mendorong aparatur untuk memiliki kepedulian lebih terhadap pekerjaan. Sikap proaktif dinilai dapat membantu menciptakan lingkungan kerja yang dinamis sekaligus mendorong munculnya berbagai gagasan positif.
Ikrom menegaskan, penghargaan kepada Imam Junaidi bukan dimaksudkan sebagai akhir dari sebuah pencapaian. Sebaliknya, apresiasi tersebut diharapkan menjadi awal untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas kerja.
“Selamat kepada Imam Junaidi. Semoga penghargaan ini menjadi penyemangat untuk terus memberikan yang terbaik. Apa yang sudah baik harus dipertahankan dan yang masih perlu ditingkatkan tentu menjadi bahan evaluasi bersama,” tuturnya.
Ia menambahkan, Mangunharjo Berakhlak Award diharapkan dapat menumbuhkan budaya saling memotivasi di antara aparatur. Setiap ASN memiliki peluang untuk menunjukkan kinerja terbaik melalui tanggung jawab dan tugas yang dijalankan.
Dengan pola tersebut, penghargaan tidak hanya ditempatkan sebagai bentuk pengakuan terhadap individu, tetapi juga menjadi bagian dari proses membangun budaya kerja yang positif di lingkungan Kelurahan Mangunharjo.
Pemberian apresiasi kepada Imam Junaidi pada pekan terakhir September sekaligus menjadi momentum untuk mengingatkan kembali pentingnya pelayanan, kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, inisiatif dan keteladanan dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
Melalui Mangunharjo Berakhlak Award, Kelurahan Mangunharjo terus mendorong agar semangat bekerja dengan penuh tanggung jawab tidak berhenti pada satu momentum penghargaan, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (Septyan)







