34 Siswa SDN Jrebeng Lor 3 Meriahkan Lomba Gerak Jalan Pemkot Probolinggo

Otoritas.id | Probolinggo — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia turut ditunjukkan keluarga besar Sekolah Dasar Negeri (SDN) Jrebeng Lor 3 dengan mengikuti Lomba Gerak Jalan yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Probolinggo melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Rabu (19/08/2026) pagi.

Sebanyak 34 siswa SDN Jrebeng Lor 3 ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Para peserta dibagi menjadi dua regu yang terdiri atas satu regu putra dan satu regu putri.

Sejak pagi, para siswa tampak mempersiapkan diri sebelum mengikuti perlombaan. Mereka mengikuti arahan guru pendamping dan memastikan kesiapan regu masing-masing sebelum bergerak menuju jalur perlombaan.

Kegiatan tersebut menjadi salah satu kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan kedisiplinan dan kekompakan melalui gerakan yang dilakukan secara bersama-sama.

Kepala SDN Jrebeng Lor 3, Vilaningrum Kusumawati, S.Pd., M.Pd., mengatakan sekolah sengaja mendorong siswa untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang diselenggarakan Pemkot Probolinggo.

“Kami menyambut baik kegiatan Lomba Gerak Jalan ini karena memberikan pengalaman langsung kepada siswa untuk belajar disiplin, kompak, dan bertanggung jawab,” kata Vilaningrum.

Ia menyebut keikutsertaan siswa tidak semata-mata ditujukan untuk mengejar kemenangan. Menurutnya, proses mengikuti perlombaan justru menjadi bagian penting dalam pembelajaran karakter.

“Kami tidak hanya melihat hasil akhirnya. Proses anak-anak mengikuti latihan, menjaga kekompakan, dan berani tampil juga merupakan sebuah prestasi,” ujarnya.

Vilaningrum menjelaskan 34 peserta telah dipersiapkan untuk tampil dalam dua kelompok. Pembagian regu dilakukan agar siswa dapat mengikuti perlombaan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan panitia.

“Kami mengikutsertakan 34 siswa yang terbagi dalam regu putra dan regu putri. Semua kami berikan pembinaan dan arahan agar mereka dapat tampil sebaik mungkin,” jelasnya.

Menurut dia, gerak jalan memiliki nilai edukatif yang cukup kuat bagi peserta didik. Siswa belajar mendengarkan aba-aba, menjaga barisan, mengatur langkah, serta memperhatikan anggota regu lainnya.

“Anak-anak belajar bahwa dalam sebuah regu mereka harus saling memperhatikan. Kalau satu anak tidak kompak, gerakan seluruh regu juga bisa ikut terpengaruh,” terang Vilaningrum.

Ia menambahkan bahwa kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk melatih kepercayaan diri siswa. Mereka mendapatkan pengalaman tampil di hadapan masyarakat dan berinteraksi dengan peserta dari sekolah lainnya.

Pihak sekolah, lanjut Vilaningrum, memberikan pendampingan agar para siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib.

“Kami mengingatkan anak-anak untuk tetap menjaga ketertiban, mengikuti instruksi, dan tidak mudah terpengaruh suasana selama perlombaan berlangsung,” tuturnya.

Vilaningrum juga meminta para siswa menikmati proses perlombaan tanpa memberikan tekanan berlebihan terhadap diri sendiri.

“Saya selalu menyampaikan kepada anak-anak agar jangan takut salah. Ikuti arahan, jaga kekompakan, dan tampil dengan percaya diri,” katanya.

Ia menilai antusiasme siswa menjadi modal penting dalam mengikuti kegiatan tersebut. Semangat para peserta terlihat sejak persiapan hingga mereka memasuki arena perlombaan.

Menurut Vilaningrum, kegiatan semacam itu dapat memperkuat rasa kebersamaan antarsiswa. Mereka tidak hanya berlatih bersama, tetapi juga belajar saling mendukung ketika menghadapi tantangan selama perlombaan.

“Kegiatan seperti ini mengajarkan kepada anak-anak bahwa keberhasilan sebuah kelompok membutuhkan kerja sama. Mereka harus saling menyemangati dan saling membantu,” ungkapnya.

Ia turut memberikan apresiasi kepada guru dan pendamping yang telah membantu mempersiapkan para peserta sebelum pelaksanaan lomba.

“Terima kasih kepada para guru dan pendamping yang sudah meluangkan waktu untuk mendampingi siswa. Dukungan tersebut sangat berarti bagi kesiapan mereka,” ujar Vilaningrum.

Sekolah juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjaga nama baik SDN Jrebeng Lor 3 selama mengikuti kegiatan. Sikap tertib, sopan, dan sportif menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keikutsertaan dalam perlombaan.

Vilaningrum berharap pengalaman tersebut dapat memberikan pembelajaran yang melekat bagi para siswa, terutama dalam hal disiplin dan kerja sama.

“Kami berharap anak-anak mendapatkan pengalaman berharga dari kegiatan ini. Apa pun hasilnya nanti, mereka sudah belajar menjadi pribadi yang lebih disiplin dan bertanggung jawab,” katanya.

Ia menegaskan SDN Jrebeng Lor 3 akan terus memberikan ruang kepada siswa untuk mengembangkan kemampuan melalui berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik.

“Kami akan terus mendukung kegiatan positif yang mampu menggali potensi siswa. Tidak hanya kemampuan akademik, tetapi juga karakter, keberanian, kreativitas, dan kemampuan bekerja sama,” tegas Vilaningrum.

Partisipasi 34 siswa SDN Jrebeng Lor 3 dalam Lomba Gerak Jalan tersebut sekaligus menjadi bagian dari semangat sekolah dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap nilai-nilai perjuangan, persatuan, disiplin, dan gotong royong dapat terus tumbuh dalam diri peserta didik sejak usia sekolah dasar. (septyan)

Pos terkait