Dekati Petani, Polisi di Kanigaran Perkuat Dukungan Ketahanan Pangan dan Kamtibmas

Otoritas.id | Probolinggo – Peran kepolisian di tengah masyarakat terus diperluas melalui pendekatan langsung kepada warga. Selain menjaga keamanan lingkungan, personel kepolisian juga ikut mendorong masyarakat agar berpartisipasi dalam program ketahanan pangan.

Upaya tersebut dilakukan Unit Binmas Polsubsektor Kanigaran dengan menyambangi aktivitas pertanian warga di kawasan Jalan Citarum, Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Senin (7/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.30 WIB tersebut menjadi kesempatan bagi polisi untuk berinteraksi langsung dengan para petani di wilayah tersebut.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Curahgrinting Briptu Anis K bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Sukoharjo Briptu Syaiful hadir untuk membangun komunikasi sekaligus memberikan sejumlah imbauan kepada masyarakat.

Dalam dialog tersebut, petugas mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan. Di saat yang sama, para petani diajak untuk terus mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan.

Bagi kepolisian, kegiatan sambang menjadi salah satu cara untuk mengetahui secara langsung kondisi masyarakat di wilayah binaan. Informasi yang diperoleh dari warga juga dapat menjadi bahan untuk menentukan langkah koordinasi selanjutnya.

Kapolsubsektor Kanigaran IPDA Iwan Hardi, S.H. mengatakan, komunikasi dengan masyarakat harus dibangun secara terbuka agar berbagai persoalan dapat segera diketahui.

“Para petani tidak perlu ragu menyampaikan masukan maupun kendala yang berkaitan dengan pertanian kepada Bhabinkamtibmas. Informasi dari masyarakat nantinya dapat kami koordinasikan dengan penyuluh pertanian untuk mendapatkan tindak lanjut,” ujarnya.

Menurut Iwan, Bhabinkamtibmas memiliki peran sebagai penghubung antara kepolisian dengan masyarakat di tingkat kelurahan.

Karena itu, keberadaan personel di tengah warga tidak hanya diarahkan pada persoalan keamanan, tetapi juga untuk mendukung berbagai kegiatan masyarakat yang memiliki manfaat bagi lingkungan.

Pendekatan tersebut diharapkan membuat komunikasi antara aparat dan warga semakin terbuka. Dengan demikian, persoalan yang muncul dapat disampaikan lebih cepat sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Iwan menyebut sektor ketahanan pangan membutuhkan keterlibatan banyak unsur. Kepolisian mengambil bagian dengan menjaga lingkungan tetap kondusif sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat yang terlibat di dalamnya.

“Ketahanan pangan membutuhkan dukungan banyak pihak. Kami dari kepolisian berupaya hadir untuk membangun komunikasi sekaligus menjaga situasi kamtibmas agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman,” jelasnya.

Ia menambahkan, kondisi keamanan yang terjaga akan mendukung masyarakat dalam menjalankan aktivitas, termasuk para petani yang bekerja di lahan pertanian.

Karena itu, polisi juga mengajak masyarakat tidak bersikap pasif terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.

Warga diminta segera menyampaikan informasi kepada Bhabinkamtibmas apabila menemukan gangguan keamanan ataupun membutuhkan bantuan kepolisian.

“Kami ingin masyarakat merasa memiliki mitra untuk berkomunikasi. Jika ada gangguan keamanan atau membutuhkan bantuan, segera sampaikan kepada Bhabinkamtibmas,” imbuh Iwan.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari terciptanya lingkungan yang kondusif.

Komunikasi dua arah antara petugas dan warga juga menjadi sarana untuk membangun kepercayaan sekaligus memperkuat kepedulian terhadap kondisi lingkungan.

Di sisi lain, dukungan terhadap petani diharapkan tidak berhenti pada ajakan semata. Berbagai masukan dari lapangan dapat diteruskan kepada penyuluh pertanian sehingga persoalan yang berkaitan dengan kegiatan pertanian memiliki jalur koordinasi untuk ditindaklanjuti.

Langkah tersebut memperlihatkan bahwa Bhabinkamtibmas memiliki fungsi yang cukup luas dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.

Kehadiran polisi di kawasan pertanian juga menjadi bentuk dukungan terhadap aktivitas warga sekaligus memastikan pesan-pesan kamtibmas tetap tersampaikan.

Melalui kegiatan sambang secara rutin, kepolisian dapat menjaga hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat di wilayah binaannya.

Hal ini sekaligus membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan informasi, keluhan maupun kebutuhan yang berkaitan dengan keamanan dan kehidupan sosial di lingkungan sekitar.

Polsubsektor Kanigaran berkomitmen untuk terus memperkuat kegiatan pembinaan masyarakat melalui pendekatan yang komunikatif dan humanis.

Sinergi antara kepolisian, masyarakat dan pihak terkait diharapkan mampu memberikan dukungan terhadap keberlangsungan program ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas keamanan.

Kegiatan sambang di kawasan pertanian Kelurahan Curahgrinting tersebut berjalan dengan aman, tertib dan kondusif.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah petani diharapkan semakin memperkuat hubungan kepolisian dengan masyarakat serta mendorong terciptanya lingkungan yang aman, produktif dan saling mendukung. (Septyan)

Pos terkait