Otoritas.id | Pasuruan – Senyum dan tepuk tangan mewarnai aktivitas pelayanan di Kantor Bersama Samsat Bangil, Kabupaten Pasuruan. Sejumlah wajib pajak yang awalnya datang untuk menyelesaikan urusan administrasi kendaraan justru mendapat kejutan dari petugas berupa bingkisan sembako, Kamis (17/09/2026)
Momen tersebut berlangsung di tengah pelayanan masyarakat seperti biasa. Namun, kali ini petugas menyisipkan kegiatan interaktif dengan memberikan beberapa pertanyaan kepada wajib pajak yang berada di lokasi.
Masyarakat yang berhasil menjawab pertanyaan kemudian dipanggil untuk maju ke depan. Petugas yang dipimpin Kaur Regident Satlantas Polres Pasuruan Iptu Wahyu Pribadi selanjutnya menyerahkan paket sembako kepada mereka.
Suasana pun berubah seketika. Wajib pajak yang mendapatkan bingkisan tampak antusias, sedangkan masyarakat lainnya memberikan tepuk tangan sebagai bentuk apresiasi.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Polisi Lalu Lintas ke-71 tahun 2026. Jajaran Satlantas Polres Pasuruan memilih ruang pelayanan Samsat sebagai tempat untuk memberikan apresiasi secara langsung kepada masyarakat.
Iptu Wahyu Pribadi mengatakan, hadiah yang diberikan kepada sejumlah wajib pajak merupakan bentuk penghargaan atas kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajibannya.
Menurut Wahyu, masyarakat yang datang membayar pajak kendaraan dengan kesadaran sendiri merupakan bagian penting dalam mendukung tertib administrasi kendaraan bermotor.
“Ini adalah wujud apresiasi kami kepada wajib pajak. Mereka adalah orang-orang baik yang dengan kesadaran sendiri rela datang ke Samsat untuk bayar pajak,” ujar Wahyu usai kegiatan.
Ia menambahkan, pemberian bingkisan tersebut juga menjadi salah satu cara untuk menciptakan suasana pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat.
Bagi petugas, interaksi sederhana melalui kuis dan pemberian hadiah dapat menjadi selingan di tengah aktivitas pelayanan administrasi yang berlangsung setiap hari.
Tidak hanya menerima pelayanan, masyarakat yang hadir juga mendapat kesempatan berinteraksi secara langsung dengan petugas. Beberapa di antaranya bahkan tidak menyangka akan memperoleh hadiah setelah menjawab pertanyaan yang diberikan.
Salah satu penerima bingkisan, Siti, warga Gempol, mengaku terkejut sekaligus senang. Ia datang ke Samsat untuk mengurus keperluan administrasi kendaraan, namun pulang membawa paket sembako.
Siti menilai pelayanan yang diterimanya di Samsat cukup membantu. Terlebih, petugas memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengurusan dokumen kendaraan.
Ia mengaku sempat merasa bingung sebelum datang ke Samsat karena belum sepenuhnya memahami tahapan pelayanan yang harus dijalani.
“Terima kasih. Selain pelayanan sekarang semakin baik, kita sudah diberi penjelasan mekanisme pengurusan dokumen kendaraan di Samsat. Awalnya kita berangkat sebenarnya masih bingung, ternyata sampai di sini dilayani dengan baik dan sangat mudah. Eh, masih dapat hadiah,” kata Siti.
Ungkapan serupa disampaikan Heru, warga Purwodadi, yang juga menjadi salah satu wajib pajak penerima bingkisan.
Bagi Heru, pemberian hadiah tersebut menjadi bentuk perhatian yang membuat pengalaman mengurus administrasi kendaraan terasa berbeda.
Ia mengapresiasi petugas yang tidak hanya memberikan pelayanan administratif, tetapi juga berkomunikasi dan memberikan penjelasan kepada masyarakat selama proses pelayanan.
Menurut Heru, penjelasan petugas mengenai mekanisme pengurusan dokumen kendaraan membuat masyarakat lebih mudah memahami prosedur yang harus dilalui.
Kegiatan tersebut juga memperlihatkan bagaimana ruang pelayanan publik dapat menjadi tempat membangun komunikasi yang lebih akrab antara petugas dan masyarakat.
Di tengah kesibukan wajib pajak menyelesaikan urusan administrasi, kehadiran kegiatan interaktif membuat suasana Samsat Bangil menjadi lebih hidup.
Wahyu menyampaikan bahwa apresiasi kepada masyarakat tersebut merupakan bagian dari semangat peringatan Hari Jadi Polisi Lalu Lintas ke-71. Pihaknya ingin momentum tersebut turut dirasakan langsung oleh masyarakat yang datang mendapatkan pelayanan.
Bingkisan sembako yang diberikan menjadi bentuk apresiasi sederhana kepada wajib pajak yang telah menunjukkan kesadaran dalam memenuhi kewajiban pembayaran pajak kendaraan.
Sementara itu, masyarakat berharap kualitas pelayanan di Samsat terus dipertahankan dan ditingkatkan. Kemudahan mendapatkan informasi dan pendampingan menjadi hal yang dirasakan membantu masyarakat ketika mengurus administrasi kendaraan.
Siti dan Heru pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Polisi Lalu Lintas atas pelayanan sekaligus kejutan yang mereka terima.
“Terima kasih Polisi Lalu Lintas. Semoga semakin jaya dan terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ungkap keduanya.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu cara jajaran Satlantas Polres Pasuruan memperingati Hari Jadi Polisi Lalu Lintas ke-71 dengan melibatkan masyarakat secara langsung.
Selain menjalankan fungsi pelayanan, petugas juga membangun suasana interaksi yang lebih humanis dengan wajib pajak. Kejutan berupa bingkisan sembako pun menjadi momen yang disambut suka cita oleh penerimanya.
Melalui kegiatan tersebut, pesan tentang pentingnya tertib administrasi kendaraan berjalan beriringan dengan upaya membangun hubungan pelayanan yang lebih dekat antara petugas Samsat dan masyarakat. (septyan)







