Hari Lingkungan Hidup 2026, Lurah Mangunharjo Ajak Warga Jadikan Kebersihan sebagai Budaya Bersama

Otoritas.id | Probolinggo – Peringatan Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 di Kota Probolinggo diisi dengan berbagai kegiatan positif. Salah satunya melalui korve serentak yang dilaksanakan di seluruh wilayah Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Sabtu (6/6/2026) pagi.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari gerakan bersih lingkungan yang digagas Pemerintah Kota Probolinggo dengan melibatkan masyarakat di tingkat kelurahan hingga lingkungan terkecil.

Bacaan Lainnya

Di Kelurahan Mangunharjo, aksi gotong royong dilaksanakan secara serentak di 17 RW. Warga bersama perangkat kelurahan, pengurus RT dan RW, kader lingkungan, serta tokoh masyarakat turun langsung membersihkan lingkungan masing-masing.

Sejak pagi, masyarakat tampak memadati sejumlah titik kegiatan untuk melakukan pembersihan jalan lingkungan, saluran drainase, area fasilitas umum, hingga lokasi yang selama ini menjadi titik penumpukan sampah.

Selain membersihkan sampah, warga juga melakukan pemotongan rumput liar dan normalisasi saluran air guna menjaga kelancaran aliran drainase saat musim hujan.

Lurah Mangunharjo, Ikromi Wida Utama, hadir memantau langsung pelaksanaan korve di sejumlah wilayah. Ia menyampaikan apresiasinya atas antusiasme masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurut Ikromi, peringatan Hari Lingkungan Hidup seharusnya tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi pengingat pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas manusia dan kelestarian lingkungan.

“Momentum Hari Lingkungan Hidup ini menjadi sarana untuk mengajak seluruh masyarakat agar semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan di sekitar tempat tinggalnya. Lingkungan yang bersih akan memberikan manfaat besar bagi kesehatan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

Ia mengatakan, keterlibatan seluruh RW dalam korve serentak menunjukkan tingginya kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama.

“Kami bersyukur karena seluruh RW di Kelurahan Mangunharjo merespons kegiatan ini dengan sangat baik. Semangat gotong royong yang ditunjukkan warga menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan masih terjaga dengan baik,” katanya.

Ikromi menjelaskan bahwa persoalan sampah dan kebersihan lingkungan tidak bisa dibebankan hanya kepada pemerintah. Menurutnya, diperlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat agar lingkungan tetap terawat.

“Pemerintah memiliki program dan fasilitas, tetapi keberhasilan menjaga lingkungan sangat bergantung pada perilaku masyarakat. Karena itu, kami terus mengajak warga untuk menjadi bagian dari solusi, bukan hanya menjadi penonton,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menilai budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri khas masyarakat Indonesia harus terus dipelihara, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami ingin semangat kebersamaan ini terus hidup. Jangan hanya bergerak ketika ada kegiatan tertentu, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari tidak membuang sampah sembarangan hingga menjaga kebersihan lingkungan rumah masing-masing,” tambahnya.

Menurut Ikromi, kebersihan lingkungan memiliki hubungan erat dengan kesehatan masyarakat. Lingkungan yang bersih akan membantu mengurangi risiko munculnya berbagai penyakit yang disebabkan oleh sampah dan genangan air.

“Ketika lingkungan bersih, saluran air lancar, dan sampah terkelola dengan baik, maka masyarakat juga akan merasakan manfaatnya secara langsung. Ini bukan sekadar soal estetika, tetapi juga berkaitan dengan kesehatan dan kesejahteraan warga,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang.

“Kita ingin anak-anak kita tumbuh di lingkungan yang sehat, nyaman, dan hijau. Oleh karena itu, menjaga lingkungan bukan hanya kebutuhan saat ini, tetapi juga investasi untuk masa depan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Ikromi turut mengapresiasi para ketua RT, RW, kader lingkungan, dan masyarakat yang selama ini aktif mendukung berbagai program kebersihan di wilayah Kelurahan Mangunharjo.

Menurutnya, kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan berbagai program pembangunan, termasuk di bidang lingkungan hidup.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah meluangkan waktu dan tenaga dalam kegiatan korve serentak ini. Partisipasi masyarakat merupakan kekuatan utama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga.

“Kami ingin korve dan kerja bakti menjadi kebiasaan yang terus hidup di tengah masyarakat. Jika budaya menjaga lingkungan sudah tertanam kuat, maka berbagai persoalan kebersihan akan lebih mudah diatasi bersama,” tuturnya.

Melalui korve serentak dalam rangka Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 tersebut, Kelurahan Mangunharjo berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan semakin meningkat.

Dengan semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh warga di 17 RW, Kelurahan Mangunharjo optimistis dapat terus mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, asri, dan nyaman sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan Kota Probolinggo yang berkelanjutan. (Septyan)

Pos terkait